Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi publik bagi masyarakat. Langkah terbaru adalah mengalihkan sejumlah armada bus Trans Palu untuk beroperasi di koridor-koridor strategis.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Trisno Yunianto, pada Sabtu (9/5/2026) menjelaskan bahwa pengalihan armada ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan layanan transportasi yang lebih optimal, nyaman, dan efisien bagi warga Kota Palu.

“Pengalihan rute armada bus Trans Palu ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, sekaligus mengurangi waktu tunggu penumpang di setiap halte,” ujar Trisno di Palu.

Trisno merinci, pengalihan armada dilakukan di sejumlah koridor utama. Koridor 1 rute Pusat Kota-Pantoloan yang sebelumnya dilayani tiga bus kini ditingkatkan menjadi empat bus. Sementara itu, Koridor 2A rute Balaikota-Pasar Manonda juga mengalami penambahan armada dari dua bus menjadi empat bus.

Tidak hanya itu, Koridor 4B rute Terminal Tipo-Pusat Kota kini dilayani empat unit bus, meningkat dari sebelumnya hanya dua bus. Penambahan armada ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Menurut Trisno, optimalisasi layanan transportasi massal juga menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan melalui penggunaan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Trans Palu secara maksimal serta bersama-sama menjaga fasilitas transportasi publik yang telah disediakan. “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebagai solusi transportasi yang efisien, aman dan ramah lingkungan,” pungkasnya.