Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) menerima transfer Dana Bagi Hasil (DBH) tahun anggaran 2026 senilai Rp6,26 miliar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng). Dana ini dialokasikan untuk memperkuat pembangunan di berbagai sektor daerah.
Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi, menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan dana tersebut secara optimal demi kepentingan masyarakat. “Alokasi DBH triwulan I 2026 akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat dalam konteks pembangunan,” ujar Bupati Delis di Palu, Rabu (29/4/2026).
Delis menjelaskan bahwa alokasi DBH kepada pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan provinsi untuk mengurangi ketimpangan fiskal antar daerah. Oleh karena itu, dana ini akan dikelola untuk berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sosial masyarakat, termasuk program pemberdayaan.
Di tengah efisiensi anggaran pemerintah, DBH memiliki peran krusial dalam menopang keuangan daerah. Dana ini akan mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berdasarkan prinsip by origin.
“Morowali Utara salah satu daerah berhak menerima transfer DBH. Kami juga salah satu daerah di Sulteng penghasil sumber daya alam (SDA) di sektor pertambangan maupun perkebunan sawit, maka kebijakan ini sangat memberikan manfaat yang besar bagi keberlanjutan pembangunan,” tutur Delis.
Ia memaparkan, fokus pembangunan Morowali Utara dalam jangka menengah 2025-2030 tertuang dalam visi dan misi daerah, yaitu Morut sehat, cerdas, dan sejahtera. Program-program prioritas ini selaras dengan arah pembangunan provinsi dan nasional.
Di tingkat provinsi, konsep besar pembangunan bertumpu pada sembilan program “Berani Bersama” (Anwar-Reny), meliputi Berani cerdas, Berani sehat, Berani lancar, Berani menyala, Berani berkah, Berani makmur, Berani harmoni, Berani sejahtera, dan Berani berintegrasi.
“Di tingkat nasional ada Astacita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Maka program kami usung telah merepresentasikan konsep pembangunan provinsi dan nasional,” pungkas Delis.
