Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut), Sulawesi Tengah, resmi menyesuaikan tarif angkutan penyeberangan lintas Kolonodale-Baturube. Kebijakan ini akan mulai diberlakukan pada 1 April 2026, menggunakan transportasi laut yang dioperasikan oleh ASDP Indonesia Ferry.
Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi, menjelaskan bahwa penyesuaian tarif ini mencakup berbagai kategori penumpang dan kendaraan. “Angkutan lintas Kolonodale-Baturube dioperasikan ASDP Indonesia Ferry menggunakan kapal feri KMP Dolosi dan regulasinya telah dibuat Dinas Perhubungan,” kata Delis melalui keterangan tertulisnya di Palu, Senin.
Rincian Tarif Baru Penyeberangan
Kebijakan tarif baru ini mengacu pada Peraturan Bupati (Perbub) Morowali Utara Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian tarif angkutan penyeberangan bagi penumpang, kendaraan, dan alat berat.
Untuk penumpang kelas ekonomi, tarif ditetapkan sebesar Rp74.000 untuk orang dewasa dan Rp8.700 untuk bayi. Sementara itu, tarif kendaraan bervariasi sesuai golongan, mulai dari Rp50.000 untuk golongan satu (sepeda motor) hingga Rp7.501.000 untuk golongan sembilan atau kendaraan berat.
Delis mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan penyeberangan untuk segera memeriksa tarif terbaru. “Masyarakat yang akan menggunakan layanan penyeberangan diimbau segera periksa tarif terbaru, lakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Ferizy atau kanal resmi ASDP sebelum keberangkatan,” ujarnya.
Optimalisasi Layanan dan Konektivitas Wilayah
Melalui kebijakan ini, Pemkab Morut berharap dapat memperkuat peningkatan pelayanan penyeberangan dan keberlanjutan operasional transportasi laut yang dikelola pemerintah daerah setempat. Layanan ini merupakan penghubung penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Kabupaten Morowali Utara, terutama logistik yang masuk ke Baturube, Kecamatan Bungku Utara, yang hanya dapat diakses menggunakan transportasi laut.
“Kebijakan diambil bagian dari optimalisasi layanan transportasi laut. Menyesuaikan biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi penyeberangan supaya lebih aman, nyaman, dan tertib,” ucap Delis J Hehi.
