Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyalurkan total 54 ton beras dan 9.700 paket sembako kepada warga di lima kecamatan yang terdampak banjir. Bantuan tahap kedua diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Kamis (12/3) di Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi.
Dalam penyaluran bantuan tahap kedua ini, Pemkab Lamongan menyiapkan 32 ton beras dan 4.850 paket sembako. Bupati Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Bupati Yes, mengapresiasi inisiatif dan swadaya warga Desa Ngujungrejo dalam upaya membantu pemerintah mengatasi banjir.
Warga setempat diketahui bergotong royong membuat tanggul dari karung pasir (sandbags) dan mengerahkan 11 unit mesin diesel untuk pembuangan air. Bupati Yes menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang menjadi penyebab utama banjir tahun ini.
“Kami terus berupaya, memang tahun ini cuacanya ekstrem, tidak bisa diprediksi, hujan dan panasnya parah. BMKG memprediksi datangnya kemarau lebih cepat dan lebih panjang,” ujar Bupati Yes.
Ia menjelaskan, peningkatan curah hujan tahun ini mencapai 300% dari biasanya. Kondisi ini diperparah dengan limpasan air dari Waduk Gondang, Pridjetan, Karangnongko, dan Wonogiri, yang semuanya bermuara di hilir Bengawan Solo di Lamongan.
“Iya, akhirnya air dari hulu ngumpul di sini semua, di Bengawan Jero tidak bisa keluar karena lautnya lebih tinggi dari Bengawan Jero,” terang Bupati Yes.
Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengupayakan agar air dari Sluis Kuro maupun Melik dapat dikeluarkan dengan cepat. Saat ini, terdapat 17 pompa yang beroperasi di Sluis Kuro. Bupati Yes juga mengungkapkan telah berkonsultasi dengan BMKG untuk meminta rekayasa cuaca.
“Saya kemarin sudah berkonsultasi datang ke BMKG untuk meminta rekayasa hujan sampai hari raya, memecah mendung. Terima kasih banyak ikhtiar dan doanya, yang penting sekarang pemerintah memikirkan bagaimana mencukupi kebutuhan panjenengan semua selain berupaya agar genangan ini cepat surut,” imbuhnya.
Selain menyerahkan paket sembako, Bupati Yes juga memberikan bantuan tiga unit mesin pompa dan beberapa karung pasir. Penyaluran bantuan tidak hanya terpusat di satu lokasi. Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara turut menyalurkan bantuan di Desa Gempolpendowo, Glagah, sementara Sekretaris Daerah Lamongan Moh. Nalikan menyerahkan bantuan di Desa Putatbangah, Karangbinangun.
Hingga saat ini, Pemkab Lamongan telah menyalurkan total 54 ton beras dan 9.700 paket sembako. Sebelumnya, pada tahap pertama, 22 ton beras dan 4.850 paket telah tersalurkan. Bantuan tahap kedua yang terdiri dari 32 ton beras dan 4.850 paket sembako ini mulai didistribusikan di lima kecamatan terdampak, yaitu Kalitengah, Turi, Deket, Glagah, dan Karangbinangun.
