Persebaya Surabaya berhasil membawa pulang poin penuh dengan kemenangan telak 4-0 atas Arema FC dalam laga lanjutan pekan ke-30 BRI Super League. Pertandingan sengit yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (28/4/2026) tersebut menjadi bukti dominasi Bajol Ijo, terutama setelah perubahan strategi di babak kedua.
Empat gol tanpa balas yang dicetak oleh skuad Persebaya menunjukkan efektivitas serangan mereka. Francisco Rivera menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-49 dan 82. Sementara itu, Jefferson turut menyumbangkan gol pada menit ke-76, dan Mikael Tata melengkapi pesta gol Persebaya di menit ke-86.
Perubahan Taktik Kunci Kemenangan
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa penyesuaian taktik yang dilakukan saat jeda pertandingan menjadi faktor krusial di balik kemenangan besar ini. “Kami melakukan penyesuaian saat jeda, terutama dalam organisasi tanpa bola,” jelas Tavares.
Menurut Tavares, perubahan tersebut membuat permainan Persebaya jauh lebih terkontrol dan berbahaya. “Setelah itu, permainan kami jauh lebih terkontrol dan lebih berbahaya di sepertiga akhir lapangan,” tambahnya. Ia juga menyoroti gol pertama sebagai momen penting yang meningkatkan kepercayaan diri tim untuk terus menekan Arema FC.
Kemenangan telak ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting bagi Persebaya Surabaya, tetapi juga menyisakan catatan menarik dari strategi jitu Bernardo Tavares yang mampu mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.
