Tangis bahagia mewarnai pelepasan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan yang akan bertolak menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Prosesi pemberangkatan ribuan jemaah ini berlangsung pada Rabu, 29 April 2026, menandai dimulainya perjalanan ibadah haji mereka.

Total CJH dari Lamongan tahun ini mencapai 2.758 orang. Mereka terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap dalam dua gelombang. Pelepasan seremonial oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan digelar di Pendopo Lokantantra selama dua hari, dimulai hari ini.

Dari total jemaah, 1.247 di antaranya adalah laki-laki dan 1.511 perempuan. Seluruhnya terbagi dalam delapan kloter, yakni kloter 30 hingga kloter 37. Rincian jumlah jemaah per kloter adalah sebagai berikut: kloter 30 sebanyak 222 jemaah, kloter 31 sebanyak 376 jemaah, kloter 32 sebanyak 375 jemaah, kloter 33 sebanyak 375 jemaah, kloter 34 sebanyak 374 jemaah, kloter 35 sebanyak 376 jemaah, kloter 36 sebanyak 375 jemaah, dan kloter 37 sebanyak 285 jemaah.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan jumlah jemaah haji tahun ini. “Alhamdulillah, tahun ini jamaah haji Lamongan meningkat hampir seribu jamaah. Ini menjadi tanda kemakmuran masyarakat Lamongan yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Lamongan, Abdul Ghofur, menjelaskan prioritas pemerintah pusat terhadap jemaah lansia. Ia juga membeberkan skema khusus yang disiapkan untuk memudahkan jemaah kelompok usia rentan. “Skema murur memungkinkan jamaah tidak bermalam di Muzdalifah dan langsung menuju Mina, sedangkan tanazul memungkinkan jamaah tidak menginap di Mina dan kembali ke hotel,” jelas Ghofur.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan jemaah, sejumlah petugas haji telah disiapkan. Mereka terdiri dari 13 orang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), 13 orang Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), 8 orang Petugas Haji Daerah (PHD), dan 10 orang Pembimbing Ibadah Haji KBIHU (PIH KBIHU).