Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyalurkan sebanyak 117.720 benih udang vaname kepada masyarakat pembudidaya tambak di Desa Siboang, Kecamatan Sojol. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyatakan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya berupa benih udang. “Bentuk bantuan ini tidak hanya benih udang vaname melainkan juga 2,5 ton pakan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat pembudidaya tambak,” kata Vera di Banawa, Jumat (29/5).

Seluruh bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok pembudidaya tambak udang tradisional yang tergabung dalam kelompok budidaya. Vera menegaskan, bantuan ini bertujuan mendukung pemulihan produksi tambak udang masyarakat yang rusak akibat banjir, sehingga tambak dapat kembali berfungsi dan berproduksi.

Dinas Perikanan Kabupaten Donggala akan segera memberikan pendampingan kepada kelompok pembudidaya tambak. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola usaha budidaya secara mandiri dan lebih optimal.

“Jadi model pendampingan ini mulai dari perbaikan konstruksi tambak, pengelolaan kualitas air, pengolahan tanah, hingga teknik penebaran benih dan pemberian pakan,” jelas Vera. Ia juga menekankan pentingnya perbaikan tambak udang dengan memperkuat pematang agar tidak mudah jebol saat hujan, serta memanfaatkan sistem pasang surut alami untuk sirkulasi air tambak. Ke depan, pembudidaya diharapkan mampu memanfaatkan pupuk alami untuk meningkatkan pertumbuhan plankton sebagai sumber pakan alami di tambak tradisional.

Vera berharap produksi budidaya tambak udang di Kabupaten Donggala pada tahun 2026 dapat meningkat, melebihi capaian tahun sebelumnya yang mencapai 23.752 ton. Untuk mendukung target ini, pemerintah daerah akan mulai menyiapkan alat berat pada awal Juni guna mendukung perluasan areal budidaya tambak dan mempermudah pelayanan kepada pembudidaya ikan di Donggala.