Kota Bima memiliki peluang besar untuk mendapatkan program Sekolah Integrasi dari pemerintah pusat. Program ini dirancang sebagai sekolah unggulan dengan sistem pembiayaan penuh yang ditanggung oleh pemerintah pusat, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs. H. Mahfud, MPd, mengungkapkan bahwa saat ini Kota Bima telah diusulkan untuk mendapatkan dua unit Sekolah Integrasi. “Kota Bima diusulkan mendapatkan dua sekolah integrasi. Saat ini masih menunggu keputusan dari pusat. Jika terealisasi, ini akan menjadi yang pertama di Provinsi NTB,” ungkap H. Mahfud pada Sabtu, 29 Maret 2026.

Fokus pada Kualitas SDM dan Fasilitas

Menurut H. Mahfud, program Sekolah Integrasi ini tidak hanya berfokus pada kelengkapan fasilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga siswa, akan melalui proses seleksi ketat yang dilakukan langsung oleh pemerintah pusat.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap komponen pendidikan yang terlibat memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Dengan demikian, diharapkan program ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang unggul dan kompetitif, serta menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Kota Bima Jadi Percontohan Pendidikan Nasional

Jika program ini terealisasi, Kota Bima akan mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memiliki Sekolah Integrasi. Kehadiran sekolah ini juga akan menjadikannya percontohan dalam pengembangan pendidikan berbasis standar nasional di wilayah tersebut, memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di seluruh NTB.