Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan penanganan titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung-Sibolga, Sumatera Utara. Langkah ini diambil guna memastikan akses masyarakat tetap aman dan lancar menjelang periode arus mudik Lebaran 2026.
Arahan tersebut disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung progres pekerjaan di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. Peninjauan difokuskan pada perbaikan badan jalan yang terdampak longsor melalui pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) dengan sistem perkuatan borepile pada titik STA 16+350 dan STA 16+550.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi oleh Direktur Operasi I Hutama Karya Gunadi, Senior Vice President Akhyaarul Umam, serta jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara. Dody Hanggodo menyatakan bahwa kondisi jalur lintas Medan-Sibolga secara umum telah siap digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Menurutnya, kondisi jalan dari Medan hingga lokasi yang ditinjau menunjukkan kesiapan yang cukup baik untuk menghadapi peningkatan lalu lintas. “Kalau tadi sepanjang jalan kita lihat mulai dari Medan sudah bagus. Dari sisi kesiapan jalan menurut saya sudah sangat oke dan siap menghadapi arus mudik H-7 sampai H+7,” ujar Dody.
Ia juga menegaskan bahwa tim di lapangan telah disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi bencana seperti longsor. “Begitu longsor terjadi, langsung kita bersihkan agar mobilitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” katanya.
Secara terpisah, Pelaksana Harian Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan longsor ini merupakan bagian dari komitmen sebagai mitra strategis pemerintah. Hutama Karya kini tengah mempercepat penanganan permanen pada badan jalan yang terdampak longsor di ruas Tarutung–Sibolga.
Hamdani menyebut Hutama Karya telah terlibat sejak tahap awal rekonstruksi pascabencana yang terjadi pada akhir tahun lalu. “Kehadiran kami secara konsisten di lokasi merupakan komitmen untuk memulihkan konektivitas nasional. Melalui penanganan permanen ini, kami berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar,” ujar Hamdani.
Selain mempercepat pekerjaan konstruksi, Hutama Karya juga memastikan kualitas dan keamanan pembangunan tetap menjadi prioritas. Perusahaan turut menyiagakan personel di sejumlah titik rawan sepanjang jalur tersebut guna mengantisipasi potensi gangguan akibat kondisi cuaca selama periode Lebaran.
