Pemerintah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menggelar Pasar Murah Ramadan (PMR) secara serentak di 20 kecamatan. Program ini bertujuan meringankan beban masyarakat di tengah melambungnya harga pangan menjelang bulan suci.

Salah satu titik pelaksanaan di halaman kantor Kecamatan Semanding terpantau diserbu warga sejak dibuka pukul 08.30 WIB pada Selasa, 24 Februari 2026. Mayoritas pembeli adalah ibu rumah tangga yang antusias memburu bahan pokok berkualitas dengan harga di bawah rata-rata pasar.

Sekretaris Kecamatan Semanding, Dwi Putri Novianie, menjelaskan bahwa antusiasme warga sangat tinggi, terutama untuk komoditas minyak goreng. Untuk memastikan pemerataan, pihak kecamatan memberlakukan pembatasan pembelian maksimal satu bungkus minyak dan gula per orang setiap harinya.

Selain itu, penyelenggara bekerja sama dengan perbankan menyediakan layanan pembayaran non-tunai via barcode. Inovasi ini mempermudah transaksi tanpa kendala uang kembalian, sehingga proses belanja menjadi lebih efisien.

Program PMR di Kecamatan Semanding ini berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026, setiap Senin sampai Jumat. Meskipun kantor kecamatan menjadi pusat keramaian pasar murah, pelayanan administrasi publik dipastikan tetap berjalan normal dengan sistem pembagian tugas staf secara bergiliran.

Kehadiran pasar murah ini disambut baik oleh warga. Aulia dari Desa Prunggahan Kulon, salah satu pembeli, mengungkapkan harapannya. “Semoga program serupa dapat terus berlanjut bahkan setelah bulan Ramadan usai,” ujarnya.

Daftar Harga Komoditas Pasar Murah Ramadan di Tuban

KomoditasSatuanHarga Pasar Murah
Beras SPHP (Bulog)Kemasan 5 kgRp58.000
Gula Pasir1 kgRp17.000
Minyak Goreng1 LiterRp15.500
Telur AyamDi bawah harga pasar
Cabai & BawangDi bawah harga pasar