Pelatih tim nasional Saint Kitts & Nevis, Marcelo Augusto Silva Serrano, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi tekanan suporter tuan rumah saat berlaga melawan Indonesia. Pertandingan FIFA Series 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (27/3) malam WIB.

Serrano mengungkapkan bahwa sejumlah pemainnya telah terbiasa tampil di hadapan puluhan ribu penonton di stadion berkapasitas besar. Pengalaman tersebut diyakini akan membuat atmosfer pertandingan di Indonesia tidak menjadi kendala berarti bagi timnya.

Kesiapan Mental Pemain di Hadapan Puluhan Ribu Suporter

“Kami punya pemain yang bermain di liga-liga Eropa dan terbiasa tampil di stadion dengan 20 ribu hingga 70 ribu penonton,” ujar Serrano dalam sesi jumpa pers di SUGBK, Kamis (26/3).

Pelatih asal Brasil itu juga menekankan pendekatan humanis dalam membangun kepercayaan diri skuadnya. Ia berpandangan bahwa sepak bola tidak semata-mata ditentukan oleh angka atau peringkat FIFA.

“Kami tidak melihat angka terlebih dahulu. Angka hanyalah persamaan matematika. Kami melihat manusianya,” katanya.

Sebagai informasi, Saint Kitts & Nevis saat ini menempati peringkat ke-154 dalam daftar peringkat FIFA, sementara Indonesia berada di posisi yang lebih baik, yakni peringkat ke-121.

Dengan persiapan yang matang dan mentalitas yang tepat, Serrano meyakini timnya memiliki peluang untuk bersaing melawan siapa pun. Keyakinan serupa juga disampaikan oleh perwakilan pemain, Julani Archibald, yang menegaskan bahwa timnya datang dengan misi meraih hasil maksimal, terlepas dari besarnya dukungan suporter tuan rumah.

FIFA Series 2026 Grup Indonesia pada hari ini juga akan menyajikan pertandingan antara Kepulauan Solomon melawan Bulgaria, sebelum laga utama Indonesia kontra Saint Kitts & Nevis.