BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan program bantuan kemaslahatan berupa sarana dan prasarana kepada 11 pesantren di Jawa Timur. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan para santri dan menunjang kegiatan belajar-mengajar di lingkungan pesantren.
Penyerahan bantuan program kemaslahatan ini dilakukan secara simbolis di Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (9/5). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah, anggota Komisi VIII DPR RI Haji Endro Hermono, serta perwakilan dari masing-masing pesantren penerima manfaat.
Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menjelaskan bahwa pesantren memiliki peran multifaset yang sangat vital, mulai dari pusat pendidikan keagamaan, pembentukan karakter, hingga kontribusi pada perekonomian lokal melalui kegiatan ekonomi dan kewirausahaan. “Sehingga perbaikan sarana prasarana untuk menciptakan lingkungan pesantren yang layak dan modern, saya rasa sangat diperlukan untuk mendukung aktivitas para santri,” ujar Fadlul.
Fadlul menambahkan, Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah pesantren terbesar kedua di Indonesia, dengan total 7.347 pesantren berdasarkan data Kementerian Agama per September 2025. Oleh karena itu, BPKH berkomitmen untuk hadir melalui program kemaslahatan guna menyalurkan nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU) ke pesantren-pesantren yang membutuhkan bantuan. “Ini sejalan dengan fungsi DAU untuk pembangunan sarana ibadah, pendidikan dan sosial kemasyarakatan,” tegasnya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Endro Hermono, mengapresiasi langkah BPKH dan Baznas dalam kerja sama kemaslahatan bagi pesantren. Menurutnya, sinergi ini sangat penting untuk memastikan dana kemaslahatan benar-benar menyentuh langsung kebutuhan umat.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menyampaikan terima kasih atas kepercayaan BPKH kepada Baznas RI dalam penyaluran program kemaslahatan ini. “Alhamdulillah, Baznas kembali dipercaya menjadi mitra BPKH dalam menyalurkan program kemaslahatan. Bantuan sarana dan prasarana kepada 11 pesantren ini bukan hanya simbolis, tetapi bentuk kehadiran negara melalui Baznas dan BPKH untuk membantu masyarakat,” kata Sodik.
Berikut adalah daftar 11 pesantren di Jawa Timur yang menerima program kemaslahatan DAU BPKH beserta jenis bantuannya:
- Ponpes Hidayatul Mubtadiin – Pembangunan Toilet
- Ponpes Al Khusyu – Pembangunan Toilet dan Tempat Wudhu
- Yayasan Insan Madani – Pembangunan Toilet dan Tempat Wudhu
- Ponpes Darul Huda – Pembangunan Toilet dan Tempat Wudhu
- Ponpes Darul Hikmah Umar – Pembangunan Toilet dan Tempat Cuci Pakaian
- Ponpes Fathul Huda – Pembangunan Toilet dan Tempat Cuci Pakaian
- Ponpes Al Huda Hanifa – Program sarana prasarana toilet dan pagar
- Ponpes Subontoro – Pembangunan Aula
- Yayasan Bumi Tunas Harapan – Pembangunan Ruang Kelas Baru
- Madrasah Diniyah Al Hikmah – Balai Ternak Domba (Pembibitan)
- Ponpes As-syuja’iyyah – Balai Ternak Domba (Pembibitan)
