Federasi Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) secara resmi menunjuk pelatih asal Brasil, Issanaye Ramires Ferraz, untuk menukangi Tim Nasional Voli Putra Indonesia. Kedatangan Ferraz diharapkan membawa angin segar setelah timnas gagal mempertahankan medali emas pada ajang SEA Games 2025.
Ferraz, yang lahir pada 11 Desember 1983, diboyong ke Indonesia setelah mendapatkan rekomendasi langsung dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB). Penunjukan ini mengisi kekosongan posisi pelatih kepala yang sebelumnya ditinggalkan oleh Jeff Jiang, yang kontraknya tidak diperpanjang PBVSI.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, mengungkapkan bahwa Issanaye Ramires Ferraz dijadwalkan tiba di Indonesia pada Mei mendatang. “Bulan Mei kami akan mendatangkan pelatih dari Brasil. Tim pelatih tersebut secara khusus akan menangani timnas indoor putra,” ujar Imam.
Saat ini, mantan pelatih Brasil U-21 tersebut masih terikat kontrak dengan sebuah klub di Korea Selatan hingga akhir April. Oleh karena itu, Ferraz baru bisa bergabung dengan Timnas Voli Putra Indonesia setelah menyelesaikan komitmennya tersebut.
Posisi pelatih timnas voli putra Indonesia memang telah lowong sejak kontrak Jeff Jiang tidak diperpanjang. Keputusan ini diambil menyusul hasil kurang memuaskan di SEA Games 2025, di mana timnas putra gagal mempertahankan dominasinya di kancah Asia Tenggara.
Issanaye Ramires Ferraz sendiri bukanlah sosok yang asing bagi dunia voli internasional, dengan rekam jejaknya menangani tim voli putra Korea dan Brasil U-21. Pengalaman tersebut diharapkan mampu mengangkat performa Timnas Voli Putra Indonesia ke level yang lebih tinggi.
sumber gambar: gesit.id 