Bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, menyatakan keyakinan penuh timnya mampu menyingkirkan Newcastle United dalam lanjutan babak 16 besar Liga Champions. Pernyataan ini disampaikan Cubarsi menjelang leg kedua yang krusial bagi kedua tim, menegaskan tekad Barcelona untuk melaju ke babak perempat final.

Tekad Kuat Barcelona di Leg Kedua

Cubarsi menekankan kesiapan timnya untuk mengerahkan seluruh kemampuan demi meraih kemenangan. “Kami akan memberikan segalanya,” ujar Cubarsi, menegaskan komitmen Barcelona. Ia menambahkan, “siapa pun yang datang (lawan di babak selanjutnya), kami akan siap meninggalkan segalanya di lapangan.”

Pernyataan optimistis Cubarsi ini muncul setelah Barcelona meraih hasil imbang 1-1 melawan Newcastle United pada leg pertama di St James’ Park. Gol Newcastle dicetak oleh Harvey Barnes di menit ke-86, namun Barcelona berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Lamine Yamal di menit ke-96. Hasil ini membuat leg kedua di kandang Barcelona menjadi sangat menentukan.

Meskipun mengakui intensitas permainan yang dihadapi, Cubarsi tetap optimistis. Ia menilai Barcelona menampilkan permainan defensif yang baik selama pertandingan tersebut. “Kami memainkan pertandingan besar di level pertahanan,” kata Cubarsi. “Ada sedikit kesalahan di lini belakang kami saat mereka mencetak gol, tetapi setelah itu, Dani (Olmo) masuk dan melakukan apa yang seharusnya dia lakukan. Kami mendapatkan hasil imbang, dan itu adalah hasil yang bagus.”

Evaluasi Pertandingan dan Ancaman Lini Serang

Cubarsi juga mengakui bahwa Newcastle United memberikan tekanan yang signifikan sepanjang pertandingan. Ia menyatakan bahwa tim lawan memaksa Barcelona bermain lebih bertahan di beberapa fase. “Terkadang Anda harus memainkan pertandingan seperti ini dengan duduk lebih dalam atau bermain sebagai blok di lini tengah untuk mendapatkan hasil,” jelasnya. Ia menambahkan, “Kami mungkin tidak begitu baik di lini depan, tetapi kami memiliki fase permainan di mana kami bermain baik dan menguasai bola.”

Namun, pemain berusia 19 tahun ini juga menyoroti kualitas lini serang Barcelona yang mampu menciptakan masalah bagi lawan kapan saja. Gol penalti di menit akhir menjadi bukti kemampuan tim untuk bangkit. “Sedikit detail membuat kami kebobolan gol, tetapi kami memiliki pemain yang sangat berbahaya di lini depan yang dapat menyebabkan masalah kapan saja, dan itulah yang terjadi. Dani (Olmo) masuk, melakukan apa yang harus dia lakukan, memenangkan penalti, dan kami mendapatkan hasil imbang, yang merupakan hasil bagus,” urainya.

Fokus ke Sevilla Sebelum Liga Champions

Sebelum fokus penuh pada leg kedua melawan Newcastle, Barcelona dijadwalkan menghadapi Sevilla dalam lanjutan La Liga. Cubarsi menyatakan bahwa timnya harus fokus pada pertandingan tersebut terlebih dahulu. “Jadwalnya sudah menuntut; bayangkan bermain melawan Madrid berkali-kali dalam seminggu. Tapi untuk saat ini, kami harus fokus pada pertandingan berikutnya melawan Sevilla,” katanya.

Kemenangan melawan Sevilla penting untuk menjaga keunggulan Barcelona di puncak klasemen La Liga dan momentum menuju pertandingan krusial di Liga Champions. Barcelona saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin.

Pujian untuk Perkembangan Cubarsi

Penampilan Pau Cubarsi di lini pertahanan Barcelona mendapat pujian. Pelatih Hansi Flick bahkan membandingkan perkembangannya dengan bintang muda Lamine Yamal, menyebutnya berada di level yang sama sebagai seorang bek. Flick mengagumi fokus dan atribut fisik Cubarsi yang dinilainya sudah berada pada standar kelas dunia meskipun baru berusia 19 tahun.

Duet Cubarsi dengan Gerard Martin di jantung pertahanan juga menunjukkan perkembangan positif. Dalam 13 pertandingan yang mereka mainkan bersama di bawah Hansi Flick, Barcelona tercatat belum terkalahkan, dengan rincian 12 kemenangan dan satu hasil imbang, yang terakhir melawan Newcastle. Kemampuan mereka dalam mengantisipasi serangan lawan, kedisiplinan posisi, dan komunikasi yang baik menjadi kunci soliditas pertahanan tim.