Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus menggencarkan gerakan vaksinasi untuk hewan ternak. Langkah ini diambil guna mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi merugikan peternak di daerah tersebut.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong, Wayan Purna, menegaskan pentingnya program ini. “Hewan ternak wajib memperoleh vaksin PMK, karena penyakit tersebut cepat menular bila tidak dilakukan penanganan cepat dan pencegahan dini,” kata Wayan di Parigi, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, vaksinasi berperan krusial dalam meningkatkan kekebalan tubuh ternak, sehingga tidak mudah terjangkit virus PMK. Oleh karena itu, Pemkab Parigi Moutong mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif demi memperluas cakupan vaksinasi ternak di wilayahnya.

Pada tahap awal, Dinas Peternakan setempat telah menyiapkan seribu dosis vaksin yang akan didistribusikan secara bertahap ke sejumlah wilayah. Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan secara terstruktur melalui tiga wilayah kerja Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Parigi Moutong.

“Tiga wilayah itu yakni Puskeswan Moutong, Puskeswan Boyantongo, dan Puskeswan Balinggi,” ucap Wayan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Parigi Moutong, Nurlina, menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan ternak. Lebih dari itu, vaksinasi juga mencegah penyebaran PMK yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi signifikan bagi para peternak.

Vaksinasi perdana tahun 2026 telah dilaksanakan di Dusun 1 dan 2 Desa Lebo, Kecamatan Parigi, pada Senin (6/4/2026). Tim teknis yang dipimpin oleh Jumaria Hildawati, Medik Veteriner sekaligus Koordinator Puskeswan Balinggi, melibatkan 15 petugas teknis di masing-masing wilayah untuk menyukseskan program ini.

Nurlina juga menekankan pentingnya pengawasan dan deteksi dini dalam pengendalian PMK. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan ternak dengan gejala seperti lepuh pada mulut dan kaki, demam, serta penurunan nafsu makan.

“Ke depan umat Islam melaksanakan Idul Adha, maka syarat utama hewan kurban harus sehat, maka vaksinasi PMK bagian dari penguatan kekebalan ternak masyarakat,” tutur Nurlina, mengingatkan akan pentingnya kesehatan hewan kurban.