Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan 1.173 calon jemaah haji (CJH) dari daerah tersebut siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Ribuan calon jemaah ini akan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) pada musim haji 2026.

Kepala Kemenag Lombok Tengah, Lalu Syamsul Hadi, menjelaskan bahwa dari total empat kloter, dua di antaranya merupakan kloter utuh dan dua lainnya adalah kloter campuran. “Terbagi menjadi empat kloter yakni dua kloter utuh (kloter 2 dan kloter 7 ) dan kloter campuran (kloter 12 dan kloter 15, berbarengan dengan calon haji asal Lombok Timur,” ujar Lalu Syamsul Hadi di Lombok Tengah, Senin (02/03/2026).

Menurutnya, jadwal pemberangkatan calon haji embarkasi pertama akan dimulai pada 22 April 2026. Sementara itu, untuk calon haji Embarkasi Lombok, penerbangan dijadwalkan pada 23 April 2026.

Persiapan Dokumen Rampung

Lalu Syamsul Hadi menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan dokumen keberangkatan, termasuk permintaan visa dan kartu identitas, telah rampung bagi seluruh calon haji. “100 persen paspor sudah lengkap untuk dokumen persyaratan keberangkatan calon haji,” katanya.

Ia tidak menampik adanya kendala dalam proses persiapan paspor. Beberapa kasus perbedaan nama pada nomor kursi dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sempat ditemukan. Namun, permasalahan tersebut telah diselesaikan melalui keputusan pengadilan negeri.

“Jamaah yang paspor nya beda nama sudah kami selesaikan, paspor akan dibagikan saat pemberangkatan di embarkasi,” jelas Lalu Syamsul Hadi.

Manasik Haji Telah Dilaksanakan

Sebelumnya, seluruh calon jemaah haji Lombok Tengah telah mengikuti kegiatan manasik haji sebagai bekal persiapan ibadah di Tanah Suci. Kegiatan bimbingan manasik haji ini dilaksanakan secara terintegrasi di tingkat kabupaten dan juga ditingkatkan di tingkat kecamatan.

“Jamaah calon haji telah mengikuti manasik haji,” ungkap Lalu Syamsul Hadi. Ia menambahkan, para calon jemaah juga telah melaksanakan praktik tata cara pelaksanaan ibadah haji untuk memastikan kesiapan mereka. “Mereka juga melaksanakan praktek tata cara pelaksanaan ibadah haji,” pungkasnya.

sumber gambar: gesit.id