Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan belum ada rencana pertemuan dengan sesama artis, Raffi Ahmad, di tengah serangkaian agenda klarifikasi dan respons hukum terkait materi stand up comedy “Mens Rea”. Pernyataan ini disampaikan Pandji usai melakukan audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa, 3 Februari 2026.

Saat awak media menanyakan kemungkinan pertemuan dengan Raffi Ahmad, Pandji memberikan respons singkat. “Belum ada wacana, tapi kelihatannya beliau baik-baik saja saya nggak tahu ya,” ujar Pandji Pragiwaksono.

Didampingi pengacaranya, Haris Azhar, Pandji menjelaskan bahwa kedatangannya ke kantor MUI adalah untuk tabayyun atau klarifikasi serta silaturahmi mengenai konten “Mens Rea”. Agenda terdekatnya adalah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada hari Jumat.

Nama Raffi Ahmad sebelumnya ramai dikaitkan dengan isu pencucian uang (money laundering) setelah disebut dalam pertunjukan komedi spesial Pandji Pragiwaksono berjudul “Mens Rea” yang tayang di Netflix. Hal ini memicu perbincangan luas di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Pandji telah memberikan klarifikasi mengenai penyebutan nama figur publik tersebut. Dalam kesempatan berbeda di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, komika berusia 46 tahun itu menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk menyerang privasi atau pribadi Raffi Ahmad.

“Sebenarnya topik utamanya bukan tentang dia (Raffi), melainkan tentang keberadaan bisnis ilegal yang berkaitan dengan praktik pencucian uang,” jelas Pandji, seperti dikutip pada Selasa, 3 Februari 2026. Ia menambahkan, penggunaan nama Raffi Ahmad hanya sebagai contoh yang dekat dengan pengetahuan masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pola-pola kejahatan keuangan.