Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan infrastruktur penyedia layanan dompet digital menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Fokus utama pengawasan adalah kecepatan pencairan fitur berbagi saldo seperti Dana Kaget yang diprediksi akan mengalami lonjakan transaksi signifikan.
Fitur Dana Kaget, yang memungkinkan pengguna berbagi saldo digital secara praktis, telah menjadi salah satu metode favorit masyarakat Indonesia untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) atau sekadar berbagi rezeki. Popularitasnya melonjak drastis, terutama saat momen-momen perayaan besar seperti Idul Fitri dan Natal-Tahun Baru.
Meski demikian, kecepatan pencairan dana menjadi sorotan utama publik. Beberapa pengguna di media sosial melaporkan adanya keterlambatan pencairan Dana Kaget, terutama pada jam-jam puncak transaksi. Keluhan bervariasi, mulai dari penundaan beberapa menit hingga lebih dari satu jam, meskipun mayoritas transaksi dilaporkan berjalan lancar.
Menanggapi potensi lonjakan ini, penyedia layanan dompet digital seperti DANA mengklaim telah melakukan persiapan matang. Chief Technology Officer DANA, Rangga Wirasakti, menyatakan pada Maret 2026, “Kami berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh fitur, termasuk Dana Kaget, berfungsi optimal agar pengalaman berbagi kebaikan tetap lancar.” Pihaknya telah melakukan peningkatan kapasitas server dan optimalisasi sistem sejak awal tahun untuk mengantisipasi lonjakan pengguna.
Kepala Departemen Pengawasan Sistem Pembayaran OJK, Budi Santoso, pada Februari 2026, menegaskan, “Kami terus memantau stabilitas sistem pembayaran digital agar masyarakat dapat bertransaksi dengan lancar.” OJK meminta seluruh penyedia e-wallet untuk memastikan kesiapan infrastruktur mereka.
Bank Indonesia mencatat, volume transaksi uang elektronik pada Desember 2025 (menjelang Natal dan Tahun Baru) mencapai Rp 750 triliun, meningkat 28% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini diprediksi akan terus berlanjut dan bahkan meningkat hingga 35% menjelang Idul Fitri 2026, menunjukkan pergeseran signifikan ke pembayaran digital.
Untuk memastikan kelancaran transaksi, pengguna disarankan untuk selalu memperbarui aplikasi e-wallet ke versi terbaru, menggunakan koneksi internet yang stabil, dan memperhatikan batas transaksi harian yang mungkin diberlakukan oleh penyedia layanan. Edukasi kepada pengguna juga menjadi kunci untuk menghindari kendala teknis yang tidak perlu.
