Seorang nelayan bernama Amat (19), warga Desa Muara Asam-Asam, terjatuh dari kapal KM Putera di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Insiden yang terjadi pada Rabu (29/4) sekitar pukul 05.30 Wita ini membuat upaya pencarian dan pertolongan (SAR) terkendala cuaca buruk dan kondisi blank spot.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengungkapkan bahwa tim rescue telah diberangkatkan untuk mencari korban. “Kami telah memberangkatkan tim rescue terdekat dari Pos SAR Kotabaru untuk segera melakukan upaya pencarian dan pertolongan. Fokus utama kami adalah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian berdasarkan perhitungan arus dan angin. Saat ini status korban masih dalam pencarian,” ujar Putu.
Kronologi kejadian bermula saat Amat sedang melaut bersama rekan-rekannya menggunakan KM Putera. Korban dilaporkan berada di bagian buritan kapal untuk buang air. Namun, akibat gelombang yang cukup tinggi, Amat kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke laut hingga tenggelam.
Rekan-rekan korban yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan sesaat setelah kejadian. Sayangnya, tubuh Amat dengan cepat hilang dari pandangan dan tidak berhasil ditemukan.
Operasi pencarian ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, meliputi Pos SAR Kotabaru, Lanal Muara Kintap, Polairud Tanah Laut, Polsek Kintap, serta masyarakat nelayan setempat. Tim SAR dilengkapi peralatan khusus seperti Aqua Eye untuk pendeteksian objek bawah air, peralatan selam, serta dukungan teknologi Starlink.
Putu menambahkan, kendala utama di lapangan adalah keterbatasan jaringan komunikasi seluler atau blank spot. “Jaringan komunikasi di area tersebut cukup terbatas. Oleh karena itu, kami menyertakan perangkat satelit Starlink agar koordinasi antara tim di lapangan dan pusat komando tetap berjalan lancar tanpa hambatan informasi,” jelasnya.
Pihak Basarnas juga mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu mengedepankan prosedur keselamatan. Penggunaan life jacket atau alat keselamatan diri lainnya sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
