Penjaga gawang muda PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, menorehkan kebanggaan setelah namanya masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026. Pemanggilan ini menjadi debutnya di level timnas senior, sebuah pencapaian yang disambut dengan rasa syukur dan persiapan matang.
“Alhamdulillah sangat bangga atas pemanggilan pertama kali ke timnas senior. Persiapannya, saya melakukan beberapa kali pertemuan dengan pelatih performance pribadi saya untuk melihat lagi apa saja yang masih terus perlu diperbaiki,” kata Cahya, Rabu (25/3/2026).
Kiper kelahiran Karawang, 11 Februari 2003, ini tidak sendirian di posisi penjaga gawang. Ia akan bersaing dan belajar bersama nama-nama besar seperti Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata yang juga dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda.
Misi Khusus di Timnas Senior
Meski baru pertama kali bergabung dengan timnas senior, Cahya Supriadi membawa target yang sangat jelas dan ambisius. Ia melihat kesempatan ini sebagai ajang untuk menimba ilmu dan pengalaman dari para senior serta staf pelatih.
“Targetnya ingin ambil ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin. Ini modal penting bagi saya untuk belajar dari ahlinya bersama para senior di timnas,” ujar Cahya.
Pengalaman berharga ini diharapkan menjadi bekal penting bagi Cahya untuk meningkatkan performanya. Ia berjanji akan berusaha memberikan yang terbaik di setiap level kompetisi, baik saat membela Timnas Indonesia maupun kembali ke klubnya, PSIM Yogyakarta.
