Fenomena video yang menggambarkan konflik antara ibu tiri dan anak tiri terus mendominasi linimasa media sosial, terutama di platform seperti TikTok dan YouTube. Konten-konten ini, yang seringkali memicu perdebatan sengit di kalangan warganet, disinyalir banyak dibangun dari potongan cerita atau bahkan skenario yang telah diatur demi mencapai viralitas.
Data awal tahun 2026 menunjukkan adanya peningkatan signifikan sebesar 30% dalam pencarian terkait
