Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mendesak Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, untuk menambah jumlah guru besar hingga 20 orang pada tahun 2027. Langkah ini dinilai krusial guna mempercepat peningkatan kualitas akademik di lingkungan kampus tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Menag Nasaruddin Umar saat mengukuhkan dua guru besar UIN Datokarama di Palu pada Minggu, 26 April 2026. Ia menekankan pentingnya penambahan profesor untuk kemajuan institusi.

Peningkatan SDM dan Transformasi Kelembagaan

“Tujuannya untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan transformasi kelembagaan,” kata Menag Nasaruddin Umar. Ia menambahkan bahwa rektor perlu mendukung para akademisi dalam percepatan meraih gelar profesor. Menurutnya, semakin banyak guru besar akan memberikan keuntungan strategis yang berdampak positif pada kualitas akademik, reputasi, dan perkembangan institusi.

Dari segi reputasi dan perkembangan akademik, Menag menjelaskan bahwa kehadiran guru besar dalam jumlah signifikan akan memberikan dampak positif terhadap penilaian akreditasi suatu perguruan tinggi. “Kami berharap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) terus berkembang dan semakin maju dari sisi kualitas institusi dan kuantitas mahasiswa serta kuantitas para dosen,” ujarnya.

Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa UIN Datokarama saat ini memiliki 11 guru besar. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya program studi (prodi) yang dibuka.

Integrasi Ilmu dan Zikir bagi Profesor

Lebih lanjut, Menag mengemukakan bahwa seorang guru besar harus mampu memadukan atau mengintegrasikan antara ilmu dan zikir. Hal ini penting untuk mencapai kedalaman spiritual yang melampaui kecerdasan kognitif.

“Profesor adalah puncak pencapaian akademik bagi para pencari ilmu secara formal. Tetapi jangan lupa, di atas langit masih ada langit, artinya ketauladanan dan kerendahan hati harus dipegang teguh,” pesan Menag Nasaruddin Umar.

Rektor UIN Datokarama Dukung Penuh

Menanggapi arahan Menteri Agama, Rektor UIN Datokarama Palu Prof Lukman Thahir menyatakan pihaknya terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan peningkatan kualitas akademik. Permintaan Menag mengenai penambahan jumlah guru besar menjadi salah satu fokus utama untuk diwujudkan.

“Apa yang menjadi keinginan Menag sejalan dengan visi kami. Saya juga meminta para dosen meningkatkan kapasitas disiplin ilmu dengan bersekolah kembali mengambil gelar doktoral,” ucap Prof Lukman Thahir.

Pada kesempatan pengukuhan tersebut, dua dosen UIN Datokarama resmi dikukuhkan sebagai guru besar. Mereka adalah Prof Dr Rusli Takunas M.Pd sebagai guru besar bidang Pendidikan Islam Multikultural, dan Prof Dr H Askar M.Pd sebagai guru besar bidang Pemikiran Pendidikan Islam.