Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus mematangkan rencana pembangunan Pelabuhan Teluk Nara. Delegasi KLU baru-baru ini menyambangi Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Jakarta untuk membahas skema hibah proyek strategis tersebut, Selasa (12/05/2026).
Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut upaya percepatan pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir utara Pulau Lombok.
Kepala Dinas Perhubungan KLU, Moh. Iwan Maret Asmara, menjelaskan bahwa Pelabuhan Teluk Nara di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, memiliki posisi strategis. Pelabuhan ini diproyeksikan sebagai pintu masuk alternatif bagi wisatawan sekaligus jalur distribusi logistik menuju kawasan Malaka dan sekitarnya.
“Pertemuan dengan Kemenkeu hari ini fokus pada pembahasan skema hibah dan kelengkapan dokumen teknis. Kami ingin memastikan prosesnya berjalan sesuai regulasi agar pembangunan bisa segera terealisasi,” ujar Iwan, Selasa (12/05/2026).
Dalam rombongan tersebut, turut hadir Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Bappeda KLU, Lalu Husnul Habib. Kehadirannya bertujuan untuk menyelaraskan rencana hibah dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, memastikan integrasi proyek dengan program pengembangan wilayah dan sektor pariwisata Lombok Utara.
Pelabuhan Teluk Nara diharapkan menjadi pengungkit ekonomi baru bagi Desa Malaka dan wilayah pesisir utara KLU. Selain mempermudah akses transportasi laut, pelabuhan ini juga diproyeksikan mendukung aktivitas wisata bahari serta perdagangan antarpulau.
“Kalau pelabuhan ini terbangun, dampaknya langsung terasa ke masyarakat. Akses lebih mudah, biaya logistik turun, dan peluang usaha baru terbuka,” tambah Iwan.
Dalam pertemuan di Kementerian Keuangan, tim dari KLU memaparkan sejumlah dokumen pendukung. Dokumen tersebut meliputi studi kelayakan, rencana anggaran biaya, hingga dokumen lingkungan yang menjadi syarat pengajuan hibah pemerintah pusat. Pihak Kementerian Keuangan merespons positif pemaparan tersebut dan meminta beberapa dokumen pendukung tambahan untuk proses verifikasi lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menargetkan proses administrasi hibah dapat rampung pada tahun ini. Dengan demikian, pembangunan fisik Pelabuhan Teluk Nara diharapkan dapat dimulai pada tahun 2027 mendatang.
“Kami optimis. Dukungan dari pusat sangat penting untuk mendorong pemerataan pembangunan di KLU, terutama di wilayah pesisir yang selama ini belum tergarap maksimal,” tutup Iwan.
