Pebalap muda kebanggaan Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil mengukir sejarah baru dengan meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil yang berlangsung Senin, 23 Maret 2026. Capaian ini menjadikannya pebalap Indonesia pertama yang sukses menjejakkan kaki di podium balap motor level dunia tersebut, sekaligus membuka jalan baginya untuk tampil di Grand Prix of Indonesia.
Veda Ega Pratama: Konsistensi dan Ketangguhan di Lintasan Global
Dalam balapan yang berlangsung di lintasan menantang Brasil, Veda menunjukkan performa impresif. Dengan konsistensi dan ketangguhan yang luar biasa, ia mampu mengamankan posisi podium yang bersejarah bagi Indonesia. Prestasi ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi perkembangan motorsport nasional, tetapi juga mempertegas daya saing talenta Indonesia di panggung balap global.
Usai balapan, Veda Ega Pratama mengungkapkan perasaannya. “Saya Sempat Kesulitan, Ini Luar biasa,” ujarnya, menggambarkan perjuangan dan kebahagiaannya atas hasil yang diraih.
Jejak Pembinaan Berjenjang dari Mandalika
Keberhasilan Veda di kancah internasional tidak lepas dari proses pembinaan berjenjang yang telah ia jalani sejak usia dini. Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika menjadi saksi bisu perjalanan karirnya.
- Pada tahun 2021, Veda mulai merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika sebagai wildcard dalam ajang Asia Talent Cup (ATC).
- Setahun kemudian, di musim 2022, ia kembali berlaga di sirkuit yang sama dan mencatatkan kemenangan ganda di ATC.
- Puncaknya, Veda berhasil keluar sebagai juara Asia Talent Cup pada tahun 2023, menunjukkan dominasinya di level regional.
Selain ATC, Veda juga aktif berkompetisi di Mandalika Racing Series (MRS). Ia turun di kelas 250cc pada tahun 2023, kemudian naik ke kelas 600cc pada tahun 2024, terus mengasah kemampuannya di lintasan.
Dengan rekam jejak yang solid dan prestasi gemilang di Moto3 Grand Prix Brasil, Veda Ega Pratama kini menjadi sorotan dan harapan besar bagi Indonesia di ajang balap motor dunia, terutama saat ia nanti berlaga di Grand Prix of Indonesia.
