Mercusuar Films bersama Digital Frame Production baru saja memperkenalkan tampilan perdana (first look) film thriller-horor terbaru mereka yang berjudul Juminten Edan. Film ini disutradarai oleh Dedy Mercy dan Jonathan Ozoh, dengan naskah yang digarap oleh Alim Sudio.

Kisah Juminten Edan berpusat pada karakter Juminten, seorang perempuan dengan disabilitas wicara dan hambatan pendengaran. Cerita dimulai dengan kepulangan Juminten ke pulau tempat ia dibesarkan, setelah delapan tahun merantau bersama suami dan anaknya.

Awalnya, kepulangan mereka disambut hangat oleh keluarga yang telah lama menanti. Namun, suasana perlahan berubah ketika Juminten mulai menunjukkan perilaku tidak wajar. Kejadian-kejadian aneh muncul, baik saat ia sadar maupun tidak. Dalam beberapa peristiwa, Juminten bahkan berusaha mencelakai suami, anak, dan keluarga dekatnya.

Dedy Mercy: Kisah Juminten Dibuat Realistis

Sutradara Dedy Mercy mengungkapkan bahwa penceritaan Juminten Edan telah dipersiapkan cukup lama. Ia menekankan pentingnya realisme dalam penggambaran karakter utama.

“Storytelling Juminten Edan sudah cukup lama dipersiapkan. Kisah dan perjuangan sosok Juminten dibuat realistis dan jujur. Melalui film Juminten Edan, saya ingin menghadirkan miniatur masalah sosial dalam keluarga,” ujar Dedy Mercy dalam keterangannya, Senin (04/05/2026).

Film thriller-horor ini dibintangi oleh aktris Meisya Amira dan aktor Dimas Aditya, yang akan menghidupkan karakter-karakter dalam kisah penuh misteri dan ketegangan tersebut.