Panitia kurban Masjid Raya Baitul Khairaat Kota Palu, Sulawesi Tengah, telah menyiapkan 1.500 kupon pembagian daging kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan distribusi daging kurban dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Masjid Raya Baitul Khairaat Siapkan 1.500 Kupon Daging Kurban
Kepala Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Rustam Arifuddin, menjelaskan bahwa jumlah kupon tersebut disiapkan secara matang. “Ada 1.500 kupon daging kurban yang disiapkan bersama panitia masjid. Agar pembagian dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Bukan cuma sapi Presiden yang dipotong nanti, ada juga enam ekor sapi lain,” ujar Rustam di Palu pada Senin, 25 Mei 2026.
Pembagian kupon daging kurban ini akan diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar masjid, pondok pesantren, anak yatim piatu, serta warga lain yang dinilai berhak menerima bantuan daging kurban.
Rustam menambahkan, pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya mengandalkan bantuan sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tetapi juga didukung oleh enam ekor sapi tambahan dari berbagai pihak. Enam sapi tambahan tersebut berasal dari Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Anggota DPR RI Muhidin Said, sumbangan kumpulan tujuh nama, serta tiga ekor sapi yang berasal dari celengan Masjid Raya Baitul Khairaat.
Sapi bantuan masyarakat (banmas) dari Presiden Prabowo Subianto, yang diberi nama “Si Kentung” dengan bobot mencapai 922 kilogram, dipastikan akan turut dipotong usai pelaksanaan Shalat Idul Adha di halaman Masjid Raya Baitul Khairaat. Sapi berukuran jumbo tersebut didatangkan dari peternak lokal di Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.
“Yang kami utamakan adalah masyarakat sekitar masjid yang kurang mampu, pondok pesantren, anak yatim piatu, dan mereka yang memang betul-betul berhak menerima,” tegas Rustam Arifuddin, menekankan kembali fokus distribusi daging kurban.
