Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, berhasil mengamankan podium perdananya di musim 2026 setelah memenangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026 yang berlangsung dramatis pada Sabtu waktu setempat. Kemenangan ini diraih Marquez usai memanfaatkan kesalahan krusial yang dilakukan Fabio di Giannantonio di lap-lap akhir balapan.

Balapan yang digelar di Sirkuit Autodromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna ini sempat diwarnai gangguan signifikan. Sebuah insiden sinkhole atau lubang besar di lintasan menyebabkan jadwal balapan harus mundur selama 1 jam 20 menit untuk perbaikan darurat.

Di awal balapan, Marquez memilih strategi yang aman. Ia tidak memaksakan diri untuk langsung menyerang, bahkan menyatakan bahwa posisi kedua sudah cukup di sirkuit yang menurutnya tidak sepenuhnya cocok dengan gaya balapnya. Sementara itu, Fabio di Giannantonio yang start dari pole position tampil dominan dan memimpin jalannya balapan sejak awal.

Marquez sempat terlibat duel sengit dengan Fabio Quartararo sebelum akhirnya fokus mengejar pimpinan lomba, di Giannantonio.

Kesalahan Krusial di Giannantonio Buka Peluang Marquez

Tekanan yang diberikan Marquez sepanjang balapan akhirnya membuahkan hasil. Memasuki dua lap terakhir, di Giannantonio melakukan kesalahan kecil setelah hampir kehilangan grip bagian depan motornya. Insiden tersebut membuatnya melebar dari racing line, memberikan celah bagi Marquez untuk mengambil alih posisi terdepan.

Momentum itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Marquez untuk mengunci kemenangan Sprint sekaligus podium pertamanya musim ini. Hasil ini menjadi sangat berarti bagi Marquez setelah performa kurang maksimal pada seri pembuka di Thailand. Ia mengakui bahwa secara realistis, target awalnya hanyalah finis di posisi kedua, namun peluang terbuka setelah kesalahan rivalnya.

Meski meraih kemenangan, Marquez menilai di Giannantonio tetap akan menjadi ancaman utama pada balapan utama hari Minggu.

Insiden Sinkhole Tunda Balapan dan Soroti Keselamatan

Sprint MotoGP Brasil berlangsung dalam kondisi yang tidak ideal setelah munculnya lubang besar (sinkhole) di lintasan lurus utama. Akibatnya, jadwal balapan harus mundur selama 1 jam 20 menit untuk memungkinkan perbaikan darurat dilakukan.

Marquez menegaskan bahwa balapan hanya bisa berlangsung karena posisi lubang berada di luar racing line. Ia mengingatkan bahwa kondisi bisa menjadi sangat berbahaya jika kerusakan lintasan meluas, bahkan balapan tidak akan mungkin digelar jika lubang tersebut berada di jalur utama pembalap.

Pandangan serupa juga disampaikan pembalap Joan Mir, yang menilai para pembalap beruntung insiden tidak terjadi di racing line.

Marquez Pangkas Jarak Poin dari Pemuncak Klasemen

Dengan hasil ini, Marquez mulai memangkas jarak poin dari pemuncak klasemen sementara, Pedro Acosta. Acosta sendiri hanya mampu finis di posisi kesembilan pada Sprint, membuka peluang bagi Marquez untuk memperbaiki posisinya di klasemen.

Menatap balapan utama, Marquez optimistis dapat meningkatkan performa dan kembali bersaing di barisan depan.