Menteri Haji dan Umrah, M Irfan Yusuf, menghadiri pembukaan manasik haji tahun 2026 di Kota Blitar pada Jumat (27/3/2026). Acara yang dipusatkan di Masjid Ar-Rahman ini menjadi rangkaian awal bagi sekitar 150 Calon Jemaah Haji (CJH) yang berasal dari berbagai kelurahan di Kota Blitar.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Irfan, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya persiapan matang bagi para calon jemaah. Ia mengingatkan bahwa manasik haji adalah bekal krusial sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Pesan Menteri Haji dan Umrah
“Satu yang harus dipegang, manasik haji ini menjadi bekal. Bahwasanya sebelum berangkat harus memahami teknis atau tata cara pelaksanaan ibadah haji. Tentunya yang sesuai dengan syariat Islam,” ujar M Irfan Yusuf.
Selain pemahaman teknis, Menteri juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental. Kesiapan ini dinilai fundamental untuk kelancaran ibadah haji.
“Yang penting fisik dan mental harus tertata. Mudah-mudahan dilancarkan nantinya,” harapnya.
Komitmen Pemerintah Kota Blitar
Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan dan pelayanan terbaik bagi seluruh calon jemaah haji. Ia berharap agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar.
“Semoga nantinya menjadi haji mabrur. Berangkat selamat, pulang selamat,” kata Syauqul Muhibbin.
Kesiapan Calon Jemaah Haji
Para CJH yang mengikuti manasik ini sebelumnya telah dinyatakan lolos dari berbagai tahapan seleksi. Proses tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan hingga pelunasan biaya ibadah haji, memastikan mereka siap secara administratif dan fisik untuk menunaikan rukun Islam kelima.
