KUPANG, KILATNEWS.CO – Limes Renewable Energy tengah mempersiapkan pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini merupakan bagian dari penjajakan investasi energi terbarukan di wilayah tersebut, yang ditandai dengan pertemuan antara perwakilan Limes dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTT pada Selasa (7/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Limes Renewable Energy diwakili oleh Giovanni Cavallo, Southeast Asia Business Development Manager, dan William Runturambi, Business Development Director Indonesia. William Runturambi juga menjabat sebagai Direktur PT Energi Hijau NTT, entitas yang berperan sebagai perwakilan resmi Limes Renewable Energy di wilayah NTT.

Menurut William, pembentukan PT Energi Hijau NTT bertujuan untuk memperkuat koordinasi lokal dan mendukung pengembangan proyek agar selaras dengan regulasi serta kebutuhan daerah. “NTT memiliki potensi energi surya yang besar dan strategis. Kami berkomitmen untuk berinvestasi dan mendorong pengembangan energi bersih secara berkelanjutan,” ujar William Runturambi di Kupang.

Sebagai langkah awal, Limes telah melakukan survei di empat wilayah potensial, yaitu Kabupaten Kupang, Belu, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya. Survei ini dilaksanakan untuk menilai kesiapan teknis, kondisi lokasi, serta potensi pengembangan PLTS skala utilitas di daerah-daerah tersebut.

Kepala Dinas ESDM NTT, Viktor Manek, menyambut positif rencana investasi ini. Ia mendorong perluasan cakupan survei ke wilayah lain, termasuk Kabupaten Rote Ndao, yang dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan energi terbarukan.

Viktor Manek menekankan pentingnya percepatan survei awal guna mengidentifikasi peluang investasi secara optimal dan memastikan kesiapan daerah dalam mendukung implementasi proyek. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut pada penyusunan studi kelayakan hingga tahap implementasi proyek PLTS.

Pengembangan PLTS di NTT dipandang strategis untuk memperkuat ketahanan energi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan potensi energi surya yang melimpah dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, NTT diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.