PARIS – Turnamen Grand Slam Roland Garros 2026 kembali diwarnai kejutan besar. Setelah sebelumnya petenis nomor satu dunia Jannik Sinner gugur pada Kamis (28/5), kini giliran juara Grand Slam 24 kali, Novak Djokovic, yang harus mengakui keunggulan lawan.
Djokovic secara mengejutkan tumbang di babak 32 Besar setelah dikalahkan petenis pendatang baru asal Brasil, Joao Fonseca, pada Jumat (29/5). Pertarungan epik tersebut berlangsung di Court Philippe-Chatrier dan membuat 15.000 penggemar tegang selama hampir lima jam.
Dalam laga yang berlangsung selama empat jam 53 menit itu, Djokovic tidak mampu menahan permainan dinamis Fonseca. Ia kalah dalam lima set dramatis dengan skor 6-4, 6-4, 3-6, 5-7, 5-7. Kekalahan ini memastikan tidak ada lagi pemilik gelar Grand Slam yang tersisa di babak 16 Besar tunggal putra.
Usai pertandingan, Fonseca mengungkapkan perasaannya. “Saya hanya bermain, mencoba menikmati, dan, ya, sungguh menyenangkan,” kata petenis berusia 19 tahun itu.
Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Fonseca ke babak selanjutnya, tetapi juga mencetak rekor baru. Fonseca menjadi remaja pertama dalam 30 tahun sejarah tenis Grand Slam yang berhasil melakukan comeback berturut-turut dari tertinggal dua set.
Sebelum menaklukkan Djokovic, Fonseca juga melakoni permainan lima set di babak kedua. Ia berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-6, 4-6, 6-3, 6-1, 6-2 atas Dino Prizmic.
