Tim SAR Mataram berhasil mengevakuasi lima anak buah kapal (ABK) KM Nurazizah yang mengalami kerusakan mesin di perairan utara Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu, 15 Februari 2026. Seluruh ABK ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terombang-ambing di laut.

Kepala Seksi Operasi Siaga dan Operasi Kantor SAR Mataram, Bustanil, mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut. “Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terombang-ambing di laut,” kata Bustanil di Mataram.

Peristiwa ini bermula ketika Kantor SAR Mataram menerima laporan dari salah satu agen kapal. KM Nurazizah dilaporkan mengalami kerusakan mesin saat dalam perjalanan dari Sapeken menuju Banyuwangi, Jawa Timur.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera mengerahkan tim rescue menggunakan Kapal Rescue Boat 220 Mataram. Tim berhasil menemukan posisi kapal beserta seluruh awaknya.

“Seluruh awak kapal berjumlah lima orang ditemukan dalam keadaan selamat. Tim segera melakukan evakuasi menuju Teluk Kodeq, Kabupaten Lombok Utara,” ungkap Bustanil.

Identitas kelima awak kapal yang berhasil diselamatkan adalah Hendra (47) selaku kapten kapal, serta empat ABK yaitu Alga (34), Sahril (30), Daus (32), dan Andi (26).

Operasi penyelamatan ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk kru RB 220 Mataram, tim rescue Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, pihak KUPP Pemenang Lombok Utara, dan Blue Marlin Dive.

Bustanil mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan. “Tetap waspada saat melakukan aktivitas di perairan,” tegasnya.