SATU unit truk yang diduga mengangkut pupuk bersubsidi jenis NPK mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Dusun Bulu Payung, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Kamis (14/5).

Insiden tersebut menyebabkan sebagian kecil muatan pupuk terendam air. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, warga sekitar bergotong royong memindahkan pupuk ke kendaraan lain secara manual.

Kapolsek Sipirok, Aswin Manurung, belum memberikan tanggapan terkait peristiwa ini saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (14/5) sekitar pukul 15.12 WIB. Media Indonesia telah mempertanyakan sejumlah hal, termasuk penyebab pasti kecelakaan, kebenaran status pupuk sebagai pupuk bersubsidi, serta kelengkapan dokumen angkutan dan legalitas distribusinya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak kepolisian.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya turut membantu proses bongkar muat pupuk pascakecelakaan. “Menurut saya itu pupuk bersubsidi, Bang,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Levano Hutabarat (53), seorang pelintas yang menuju Tarutung, mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran menyeluruh terhadap asal-muasal pupuk tersebut jika benar merupakan pupuk bersubsidi. “Kalau benar pupuk bersubsidi, aparat harus mengecek dokumen pengangkutan, asal barang, serta ke mana pupuk itu akan didistribusikan,” tegasnya.