Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengoptimalkan pelayanan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) sepanjang bulan suci Ramadan 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas psikologis warga binaan sekaligus mendukung kekhusyukan ibadah mereka.
Kepala Lapas Kelas IIB Dompu, Arya Galung, pada Selasa (24/2/2026), menegaskan komitmen tersebut. “Selama Ramadan, kami memastikan pelayanan Wartelsuspas tetap berjalan optimal dan tertib agar warga binaan dapat berkomunikasi dengan keluarga. Hal ini penting untuk menjaga ketenangan batin, meningkatkan semangat ibadah, serta mendukung proses pembinaan yang lebih baik dan kondusif,” ujar Arya.
Arya menjelaskan, layanan Wartelsuspas diperuntukkan bagi seluruh warga binaan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap Senin hingga Jumat. Jam operasional terbagi dua sesi, yakni pukul 09.00–11.30 Wita dan 16.00–17.30 Wita.
“Layanan tersebut dilaksanakan di area khusus di dalam lingkungan lapas dengan pengawasan langsung petugas guna memastikan proses komunikasi berlangsung transparan serta meminimalkan potensi penyalahgunaan alat komunikasi ilegal,” bebernya.
Mekanisme pelayanan Wartelsuspas dirancang secara terstruktur, dimulai dari pendaftaran, pengaturan jadwal penggunaan, hingga pengawasan ketat selama layanan berlangsung. Sistem antrean juga diterapkan secara tertib untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh warga binaan.
Optimalisasi Wartelsuspas ini merupakan bentuk komitmen Lapas Dompu dalam menjamin hak komunikasi warga binaan, sesuai dengan ketentuan pemasyarakatan. Hal ini juga bertujuan menjaga hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga, yang dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas mental dan mendukung keberhasilan program pembinaan.
Seluruh aktivitas pelayanan Wartelsuspas dicatat secara administratif dan diawasi secara berkala. Ini dilakukan untuk memastikan layanan berjalan aman, tertib, dan kondusif, sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang transparan dan berorientasi pada pembinaan berkelanjutan.
