Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menegaskan komitmen pemerintah daerahnya untuk mewujudkan transparansi keuangan. Hal ini disampaikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Pathul Bahri saat menghadiri penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) hasil audit Tahun Anggaran 2025 se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor BPK RI Perwakilan NTB di Mataram, Selasa (31/3/2026).

Menurut Pathul Bahri, ketepatan waktu dan kualitas laporan keuangan menjadi indikator krusial dalam membangun kepercayaan publik. “Ketepatan waktu dan kualitas laporan keuangan menjadi indikator penting dalam membangun kepercayaan publik. Pemerintah daerah harus terus berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyampaian LKPD yang tepat waktu merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. “Laporan keuangan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cerminan kinerja pemerintah daerah dalam mengelola anggaran untuk kepentingan masyarakat,” kata Pathul Bahri.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah optimistis dapat mempertahankan opini terbaik dalam audit BPK, dengan terus memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pathul Bahri berharap seluruh perangkat daerah di Lombok Tengah dapat terus meningkatkan kualitas penyusunan laporan keuangan.

Komitmen ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang harmonis dan sejahtera.

Pathul Bahri juga menyoroti bahwa semua program yang telah dilaksanakan merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Lombok Tengah. “Program yang dilaksanakan itu merupakan hasil kerja dan kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah,” pungkasnya.