Jumlah korban tewas akibat agresi militer Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 terus bertambah, kini mencapai 72.736 jiwa. Selain itu, sebanyak 172.535 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan yang berkelanjutan.
Menurut laporan sumber medis setempat yang diterima pada Minggu, 10 Mei 2026, rumah sakit-rumah sakit yang masih beroperasi di seluruh Jalur Gaza mencatat penambahan lima korban tewas dan 15 korban luka dalam 24 jam terakhir. Angka ini menambah daftar panjang penderitaan warga Palestina di wilayah tersebut.
Sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, total warga Palestina yang tewas telah mencapai 850 orang, sementara korban luka bertambah menjadi 2.433 orang. Selain itu, tim penyelamat juga telah menemukan 770 jasad dari timbunan reruntuhan bangunan yang hancur.
Tim medis setempat mengungkapkan bahwa masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan. Kondisi di lapangan yang belum kondusif menjadi penghalang utama bagi ambulans dan tim penyelamat untuk menjangkau mereka, sehingga proses evakuasi dan penanganan korban terhambat.
