Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan signifikan pada Kamis (21/5/2026), memicu kenaikan pada harga perhiasan emas di Batam. Kondisi ini sejalan dengan pergerakan harga emas nasional, termasuk logam mulia Antam, yang kini berada di kisaran Rp2.780.000 per gram.

Kenaikan harga emas global tersebut turut memengaruhi harga jual perhiasan di berbagai toko emas dan gerai perhiasan modern di Batam. Di gerai The Palace Jeweler Mega Mall Batam, misalnya, harga perhiasan emas dengan kadar 17K hingga 18K diperkirakan berada di rentang Rp1,9 juta hingga Rp2,5 juta per gram. Harga ini bervariasi tergantung model, berat, dan ongkos produksi.

Sementara itu, untuk emas 24 karat atau logam mulia, harga jualnya cenderung mendekati harga emas Antam harian. Aming (30), seorang pegawai The Palace Jeweler Mega Mall Batam, membenarkan bahwa kenaikan harga emas telah terasa dalam beberapa pekan terakhir, mengikuti dinamika pasar global.

“Harga emas memang menyesuaikan harga pasar setiap hari. Kalau harga emas dunia naik, biasanya harga perhiasan juga ikut bergerak,” kata Aming, Kamis (21/5).

Meskipun harga mengalami kenaikan, minat masyarakat untuk membeli emas, baik perhiasan maupun untuk tabungan jangka panjang, tetap stabil. Aming menambahkan, “Pengunjung tetap ramai, apalagi menjelang akhir pekan. Banyak yang beli untuk investasi sekaligus dipakai sehari-hari.”

Di Batam, tren penguatan harga emas tidak menyurutkan niat masyarakat untuk berinvestasi. Emas masih dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

Salah seorang pembeli, Cely (28), warga Batam Centre, mengungkapkan alasannya tetap membeli emas meski harganya tinggi. “Kalau emas saya beli untuk simpanan jangka panjang. Walaupun sekarang mahal, biasanya ke depan masih bisa naik lagi,” ujarnya.

Senada, Joni (44), warga Bengkong, memilih membeli perhiasan emas sebagai tabungan keluarga. “Daripada uang habis untuk hal lain, lebih baik dibelikan emas. Selain bisa dipakai, nilainya juga tetap ada,” kata Joni.

Fenomena ini menunjukkan bahwa emas tetap menjadi pilihan utama masyarakat Batam sebagai aset pelindung nilai dan investasi jangka panjang, terlepas dari fluktuasi harga global.