Melalui kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, penyanyi Denada akhirnya mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya. Pengakuan ini disampaikan di tengah gugatan penelantaran anak yang dilayangkan Ressa di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

“Diakui. Mbak Denada itu tidak pernah tidak mengakui Ressa sebagai anaknya,” kata Iqbal pada Jumat, 30 Januari 2026.

Iqbal menjelaskan, Denada hingga kini masih syok atas gugatan tersebut dan menjadi alasan kliennya belum muncul di hadapan publik. Ia menegaskan, Denada tidak pernah berniat untuk tidak mengakui Ressa sebagai anaknya.

Bahkan, menurut Iqbal, Denada telah memenuhi kebutuhan hidup Ressa dengan sangat layak. “Mas Ressa ini, bukan sekadar diakui atau gimana ya sebagai anak ya, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan,” ucapnya.

Oleh karena itu, Iqbal merasa heran mengapa gugatan tersebut dilayangkan Ressa, padahal komunikasi antara mereka masih terus terjalin. “Kok tiba-tiba ada gugatan ini, ya juga aneh,” ujarnya.

Klarifikasi Isu Sopir dan Gaya Hidup Ressa

Menanggapi kabar Ressa yang sempat menjadi sopir untuk mendiang Emilia Contessa dengan gaji tidak seberapa, Iqbal memberikan klarifikasi. Ia menyebut, hal itu merupakan bagian dari cara keluarga Denada mendidik Ressa agar menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki daya juang.

“Jadi gini saya luruskan ya, almarhum Bu Emilia Contessa ya katanya apa ya menjadikan Ressa ini sopir, itu gini, kita ambil segi positif ya, itu pendidikan untuk anak supaya anak ini tidak manja,” jelas Iqbal.

Iqbal juga menambahkan, besaran gaji Rp 2,5 juta yang diterima Ressa sebagai sopir di Banyuwangi sudah tergolong besar dan mencukupi untuk biaya hidup di sana. “Gaji dua setengah (juta) di Banyuwangi besar tuh, dua juta setengah itu. Sehingga ketika kayak orang tua ini ngasih pendidikan kayak gitu ke anak, ya apa salahnya? Supaya dia tidak manja cuma minta nadong gini ke orang tua kan ya ndak enak lah,” terangnya.

Lebih lanjut, tuduhan bahwa Denada mengabaikan Ressa dibantah keras oleh kuasa hukum tersebut. Iqbal justru membongkar fakta bahwa Ressa selama ini menikmati fasilitas mewah dan memiliki gaya hidup hedon atau foya-foya di Banyuwangi.

“Lho tadi kan sudah tak jelaskan, Ressa ini bukan hanya sekadar diakui. Dia dibiayai, disekolahkan, difasilitasi,” kata Iqbal. Ia bahkan menantang untuk melihat langsung gaya hidup Ressa. “Sampeyan kalau tinggal di Banyuwangi mungkin sampeyan tahu, hidupnya hedon lho untuk kelas Banyuwangi,” imbuhnya.

Iqbal menegaskan, segala fasilitas yang dinikmati Ressa saat ini, termasuk mobil, merupakan pemberian dari Denada. “Ressa ini dibiayai, difasilitasi semua ada, dikasih mobil,” tandas Iqbal.