Sejumlah peristiwa penting mewarnai pemberitaan di Nusa Tenggara Barat dan nasional pada Jumat, 13 Maret 2026. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Cilacap, sementara kepolisian berhasil meringkus buronan bandar narkoba. Di sisi lain, umat Islam di Indonesia memasuki pekan ketiga Ramadhan 1447 Hijriah, dengan persiapan Idul Fitri yang semakin dekat dan isu kenaikan harga tiket bus jelang mudik.
KPK Tangkap Bupati Cilacap dalam OTT Ketiga Ramadhan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 13 Maret 2026, mengumumkan penangkapan 27 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) kesembilan sepanjang tahun 2026. Operasi ini sekaligus menjadi yang ketiga kalinya dilakukan KPK selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Salah satu tokoh yang diamankan dalam OTT tersebut adalah Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Penangkapan ini menambah daftar panjang pejabat daerah yang terjerat kasus korupsi oleh lembaga antirasuah tersebut.
DPO Bandar Narkoba Jaringan Koko Erwin Diringkus di Pontianak
Pelarian A. Hamid alias Boy, terduga bandar narkoba jaringan Koko Erwin yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), akhirnya berakhir. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menangkap A. Hamid di Pontianak. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia dan memutus jaringan-jaringan besar.
Pekan Ketiga Ramadhan dan Hitungan Mundur Menuju Idul Fitri 2026
Umat Islam di Indonesia saat ini telah memasuki pekan ketiga Ramadhan 1447 Hijriah. Dengan demikian, per Jumat, 13 Maret 2026, umat Islam tinggal sekitar 8 hari lagi akan menyambut hari kemenangan, Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M. Suasana persiapan Lebaran pun mulai terasa di berbagai daerah.
Khusus bagi masyarakat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), jadwal buka puasa pada Jumat, 13 Maret 2026, adalah pukul 18:33 WITA, berdasarkan imsakiyah Bimas Islam Kementerian Agama RI.
Kenaikan Tiket Bus Jelang Mudik Bukan Kebijakan Pemprov NTB
Menjelang musim mudik Lebaran, isu kenaikan harga tiket bus menjadi perhatian publik. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa lonjakan harga tiket bus yang terjadi bukan merupakan kebijakan pemerintah daerah maupun gubernur. Pernyataan ini disampaikan untuk mengklarifikasi spekulasi yang mungkin muncul di masyarakat terkait kenaikan tarif transportasi umum.
