Kisah rumah tangga di balik serial animasi populer Nussa Rara kembali menjadi sorotan publik. Perceraian antara produser eksekutif Aditya Triantoro dan komisaris Annisa Hadiyanti, yang kandas pada 2022 setelah 11 tahun pernikahan, kini diwarnai isu perselingkuhan yang menghebohkan jagat maya.
Annisa Hadiyanti mengungkapkan keterkejutannya saat Aditya Triantoro tiba-tiba menceraikannya pada 2018, di tengah upaya mereka mengembangkan properti intelektual Nussa. Ia menduga adanya wanita idaman lain, yang kemudian diperkuat oleh bukti rekaman CCTV saat sang mantan suami check-in di sebuah tempat, serta penemuan barang bukti di dalam mobilnya.
Tak hanya itu, Annisa juga mengaku telah diselingkuhi lebih dari lima kali oleh Aditya dengan wanita yang berbeda-beda. Salah satu wanita yang disebut menjadi selingkuhan adalah teman dekat Annisa sekaligus teman sekolahnya, yang juga telah bersuami. Setelah melalui proses panjang, Annisa akhirnya pasrah bercerai pada 2022, di tengah upaya mereka untuk memiliki keturunan.
Dugaan Inspirasi Tokoh Umma dari ‘Pelakor Syariah’
Kini, kisah perselingkuhan ini semakin memanas setelah netizen mengaitkan tokoh dalam serial animasi Nussa Rara dengan kehidupan pribadi sang owner. Dugaan paling santer adalah inspirasi di balik tokoh Umma, yang disebut-sebut terinspirasi dari sosok yang oleh netizen dijuluki sebagai “pelakor syariah”.
Sosok yang dimaksud publik mengarah pada selebgram Sabrina Farhana. Sejumlah netizen menyandingkan foto Sabrina dengan tokoh Umma, menilai adanya kemiripan yang mencolok.
“Stalk ig pelakor syariah owner animasi nussa rara. Kasian banget anaknya, bajunya beda sendiri tiap lebaran. Jahat bgt,” tulis akun @daralucu, dikutip dari Instagram mimi.julid, Jumat, (6/3/2026).
Akun tersebut menyoroti foto keluarga Aditya Triantoro dan Sabrina Farhana saat lebaran, mengklaim adanya perbedaan perlakuan terhadap anak-anak.
“Kiri lebaran idul fitri, kanan lebaran idul adha. Lebaran boleh beda. Baju anaknya tetap sama. Anaknya dua kali lebaran pakai baju yang ini, padahal ibunya owner brand gamis,” tambah @daralucu.
Ia juga memberikan konteks di balik foto keluarga yang dibagikannya di media sosial tersebut.
“Jadi tuh yang laki owner animasi nussa rara. Yang cewek ini pelakornya. Bocah yang bajunya beda itu anak dia dari suami sebelumnya. Yang bayi anak dia dari suami sekarang,” terangnya lagi.
Reaksi Netizen dan Isu Penjualan Nussa Rara
Unggahan tersebut sontak membanjiri kolom komentar netizen. Banyak yang mengaku terkejut dengan perselisihan di balik kisah inspiratif serial animasi Nussa dan Rara.
-
“Dulu mau jadi umma nussa rara… Skrg lebih realistis mamake shinchan aja si misae…,” tulis szanas***.
-
“tadi liat podcast ini smpe full kasian banget mba Anisa. Nussa rara dijual dengan harga 4jt USD tapi mba anisa ga dpt sama sekali… infonya Mba anisa mau bikin animasi film lagi, semoga dilancarkan ya mba dan karirnya meroket,” balas lusigusti***.
-
“amit amit ternyata umma di dalam film nussa rara adalah gundik,” balas srohmah***.
Komentar-komentar tersebut tidak hanya menyoroti isu perselingkuhan, tetapi juga mengungkap informasi tambahan mengenai penjualan Nussa Rara senilai 4 juta USD, di mana Annisa disebut tidak mendapatkan bagian. Annisa Hadiyanti sendiri dikabarkan berencana untuk membuat film animasi baru, yang diharapkan netizen akan sukses.
Kontroversi ini terus memicu perdebatan di kalangan warganet, mempertanyakan integritas di balik karya yang dikenal luas oleh masyarakat.
