Aktor Kim Seon Ho tengah menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan penggelapan pajak yang melibatkan perusahaan perencanaan pertunjukan miliknya. Tuduhan ini mencuat menyusul laporan media Sports Kyunghyang yang mengindikasikan adanya modus serupa dengan kasus yang menimpa Cha Eun Woo ASTRO.

Perusahaan yang diduga menjadi alat penggelapan pajak tersebut didirikan oleh Kim Seon Ho pada Januari 2024. Entitas bisnis ini terdaftar di alamat rumah pribadi sang aktor di Yongsan-gu, Seoul. Struktur kepemilikan dan manajemen perusahaan juga menarik perhatian, di mana ayah Kim Seon Ho menjabat sebagai direktur internal dan ibunya sebagai auditor.

Analis menemukan adanya pola transfer dana yang mencurigakan. Orang tua Kim Seon Ho dilaporkan menerima gaji bulanan senilai puluhan juta Won atau setara ratusan juta Rupiah dari perusahaan tersebut. Dana ini kemudian diduga ditransfer kembali ke rekening pribadi Kim Seon Ho setiap bulannya.

Selain itu, penyelidikan juga mengungkap penggunaan kartu kredit perusahaan untuk keperluan pribadi. Bukti menunjukkan adanya pembayaran untuk pembelian rokok, tagihan di bar karaoke, hingga pendaftaran mobil mewah jenis Genesis GV80 menggunakan dana perusahaan. Tindakan ini disinyalir sebagai upaya untuk memperbesar pengeluaran perusahaan, yang pada akhirnya dapat mengurangi beban pajak korporasi.

Mengingat perusahaan tersebut terdaftar di alamat rumah tinggal Kim Seon Ho, muncul kecurigaan kuat bahwa entitas ini hanyalah sebuah “perusahaan cangkang” atau paper company. Modus ini diduga digunakan untuk mengalihkan pendapatan pribadi Kim Seon Ho menjadi pendapatan korporasi. Tujuannya adalah untuk menghindari tarif pajak penghasilan individu yang dapat mencapai 45 persen.

Klarifikasi dari Agensi Fantagio

Menanggapi tuduhan ini, agensi yang menaungi Kim Seon Ho, Fantagio, telah memberikan klarifikasi. Pihak agensi mengakui keberadaan perusahaan tersebut namun menegaskan bahwa entitas itu sudah tidak beroperasi selama lebih dari setahun.

“Perusahaan ini didirikan oleh Kim Seon Ho tanpa menyadari bahwa hal itu bisa menimbulkan masalah, dan saat ini kami sedang memproses penutupannya,” ujar perwakilan Fantagio seperti dilansir Koreaboo pada Senin (2/2/2026).

Fantagio juga membantah bahwa perusahaan tersebut dibentuk dengan tujuan penghindaran pajak. Mereka menjelaskan bahwa entitas itu didirikan karena Kim Seon Ho memiliki minat dan aktivitas yang kuat di dunia teater, serta berniat untuk terus mengejar produksi panggung di masa depan.

Meski demikian, publik tetap menyoroti kesamaan pola yang terjadi pada dua artis besar di bawah naungan agensi yang sama, merujuk pada kasus Cha Eun Woo sebelumnya. Jika terbukti ada kesengajaan dalam manipulasi laporan keuangan, Kim Seon Ho terancam menghadapi pemeriksaan intensif dari Layanan Pajak Nasional (NTS).