Gesit News – Mataram, 28 Februari 2026 — Khataman Al-Qur’an kedua sukses digelar secara hybrid (offline dan online) pada Jumat, 28 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di Auditorium Drs. TGH. Lalu Gede Wirasantana, Komplek Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, serta diikuti secara daring oleh ribuan bahkan puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia.
Suasana khataman berlangsung penuh kekhusyukan. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara bergantian menciptakan nuansa spiritual yang mendalam. Nilai kerohanian, keislaman, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an begitu terasa menyelimuti seluruh rangkaian acara.
Kegiatan ini turut dihadiri para santri dari Pondok Pesantren Yainurain NW, Gonjong yang asuhan TGH. Mustamin Hafifi, serta santri dari Pondok Pesantren Istirahatul Ummah NW asuhan TGH. Abdul Malik. Kehadiran para santri tersebut menambah semarak dan kekhidmatan acara.
Acara dipimpin dan dikomandoi oleh Sekretaris Majelis Da’wah Hamzanwadi II, Dr. TGH. Muhammad Fikri. Beliau didampingi oleh Ketua Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Kota Mataram, TGH. Lutfi Tarodli, Q.H., M.Pd.I.
Setelah rangkaian khataman Al-Qur’an selesai, acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Al-Mukarram TGH. Lutfi Tarodli, Q.H., M.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk terus menjaga semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga untuk selalu mengingat jasa Guru Besar Sang Pendiri Nahdlatul wathan, Al Magfurulah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan dzikir dan doa yang dipimpin oleh Al-Mukarram Dr. TGH. Muhammad Fikri Mukhlis. Doa dipanjatkan untuk keberkahan jamaah, kemajuan Nahdlatul Wathan, serta keselamatan umat Islam secara umum.
Pelaksanaan khataman Al-Qur’an kedua ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan komitmen jamaah Nahdlatul Wathan dalam menghidupkan syiar Al-Qur’an. Dengan konsep hybrid, kegiatan ini mampu menjangkau jamaah lebih luas, mempererat ukhuwah, dan meneguhkan kecintaan kepada Kalamullah di seluruh penjuru tanah air.
Andong
