Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Abdul Haris, mengajak jamaah calon haji (JCH) untuk senantiasa menjaga kekompakan dan kesehatan. Imbauan ini disampaikan menjelang keberangkatan mereka untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
“Pesan saya kepada jamaah calon haji agar selalu menjaga kekompakan, selalu saling membantu, jadi yang kuat membantu yang lemah, dan paling utama menjaga kesehatan, sehingga beribadah haji di Tanah Suci nyaman dan aman,” kata Haris saat ditemui awak media di Sigi pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Haris mengemukakan, jumlah calon haji asal Sigi pada tahun 2026 mencapai 100 orang. Mereka terbagi dalam tiga kloter pemberangkatan, yakni kloter 10, 11, dan 12. Dari total tersebut, mayoritas merupakan perempuan dengan 63 orang, sementara laki-laki berjumlah 37 orang.
Rombongan jamaah calon haji Sigi tidak akan menginap di Asrama Haji Transit Palu, Sulawesi Tengah. Mereka dijadwalkan langsung menuju Embarkasi Balikpapan. “Insya Allah mereka ini karena masuk gelombang kedua pemberangkatan, sehingga dari Embarkasi Balikpapan langsung menuju Jeddah, sehingga dari Embarkasi Balikpapan jamaah calon haji sudah mengenakan kain ihram,” ujarnya.
Ia juga berharap agar seluruh jamaah calon haji dapat tetap mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah selama pelaksanaan ibadah. Diketahui, jamaah calon haji yang berangkat tahun ini adalah mereka yang telah mendaftar sejak tahun 2013.
Data menunjukkan, sebanyak 28 orang calon haji asal Kabupaten Sigi masuk kategori lansia, dan 58 orang lainnya memiliki risiko tinggi kesehatan. Kondisi ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan saling membantu antarjamaah.
