Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Jawa Timur sukses menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Domino Jawa Timur 2026. Ajang bergengsi ini telah menelurkan atlet-atlet domino terbaik yang siap mengharumkan nama Jatim di kancah nasional.

Kompetisi yang berlangsung sengit ini digelar selama dua hari, pada 4-5 April 2026, di Atrium Ciputra World Mall Surabaya. Kejurprov mempertandingkan dua kelompok usia, yaitu kategori senior dan kategori junior, dengan persaingan yang ketat di setiap nomor.

Hasil Kompetisi

Pada kategori senior, kontingen asal Kabupaten Pacitan berhasil menunjukkan dominasinya dan keluar sebagai juara 1. Sementara itu, posisi kedua dan ketiga secara berurutan berhasil diamankan oleh perwakilan dari Kota Mojokerto dan Kota Blitar.

Persaingan yang tak kalah ketat juga tersaji di kategori junior. Atlet domino asal Kabupaten Sampang sukses merebut gelar juara 1. Mengekor di belakangnya, Kota Blitar kembali menempatkan wakilnya di podium sebagai juara 2, disusul Kabupaten Jember yang mengunci posisi juara 3.

Apresiasi dan Harapan

Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim, Cepi Sukur Laksana, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Orado Jatim dan seluruh peserta yang telah bertanding secara sportif. Ia menyoroti kelancaran acara tanpa hambatan berarti.

“Dispora Jatim memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Orado Jatim dan seluruh peserta karena skedul yang disiapkan ini sangat luar biasa,” ujar Cepi di sela acara, Minggu (5/4/2026).

Cepi menambahkan bahwa Kejurprov ini berhasil menemukan talenta-talenta baru. “Kita sudah mendapatkan bibit-bibit baru yang luar biasa untuk. Pacitan di tingkat senior dan Sampang untuk junior. Harapan kami semoga nanti di event 24 April kita jadi juara di tingkat nasional,” katanya.

Sekretaris Umum Orado Jatim, Esti Nalurani, meyakini bahwa atlet yang lahir dari kejuaraan tersebut memiliki masa depan cerah untuk mengharumkan nama Jatim. Ia berharap kompetisi ini mampu mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan sportivitas bagi seluruh atlet domino di Jatim.

“Mudah-mudahan ini jadi asal muasal dari persaudaraan dan kerja sama. Yang menang bukan hanya kabupaten yang jadi juara saja, tapi Provinsi Jatim,” ucap Esti.

Esti juga berharap para pemenang yang akan mewakili provinsi di kejuaraan tingkat nasional dapat membawa pulang medali emas ke Jawa Timur. “Semoga atlet yang kita kirim nanti akan membawakan emas untuk Jawa Timur,” tegasnya.

Kabid Kompetisi PB Orado, Kakung Santoso, turut mengucapkan selamat atas terselenggaranya Kejurprov Olahraga Domino Jawa Timur 2026. Ia juga memberikan selamat kepada para pemenang yang akan kembali berkompetisi di tingkat nasional. “Mewakili PB Orado kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengprov Orado Jatim. Jatim memang luar biasa,” ujarnya.

Langkah Menuju Kejurnas

Kejurprov Orado Jatim 2026 ini bukan sekadar ajang perebutan piala tingkat daerah, melainkan juga menjadi seleksi ketat untuk mencari representasi provinsi. Seluruh pemenang dari masing-masing kategori secara resmi mendapatkan tiket emas dan akan menjadi wakil Jawa Timur untuk bertarung di level yang lebih tinggi.

Mereka dijadwalkan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Olahraga Domino yang akan diselenggarakan mulai 24 April 2026 mendatang di Bogor, Jawa Barat.