Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kepada seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menyukseskan seluruh program kerja Presiden Prabowo Subianto. Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, pada Rabu, 11 Maret 2026.

“Dan tentunya TNI-Polri wajib untuk mengawal dan mengamankan program-program tersebut,” kata Sigit, menekankan pentingnya peran institusi keamanan dalam mendukung agenda nasional.

Sigit menjelaskan, Presiden Prabowo terus berupaya keras menciptakan perdamaian dunia di tengah konflik global yang terjadi saat ini. “Maka kemudian mau tidak mau Bapak Presiden mencoba untuk masuk di BOP sehingga tetap masih ada kesempatan untuk bicara tentang perdamaian di Timur Tengah dan ini yang sedang beliau lakukan,” ujar Sigit.

Selain itu, Presiden juga disebut terus berusaha menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia agar tetap stabil meskipun adanya gejolak global. “Sehingga di satu sisi ini tentunya memberikan ruang untuk industri yang ada di Indonesia untuk tetap terus bisa melakukan produksi,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan ekonomi Indonesia tetap berjalan dan lapangan pekerjaan terbuka luas. “Beliau juga terus mendorong berbagai macam program, baik itu Asta Cita, program terbaik cepat maupun program-program prioritas nasional, yang diharapkan tentunya program-program ini bisa menggerakkan roda perekonomian, bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” papar Sigit.

Tak hanya itu, Sigit memaparkan bahwa Presiden juga terus mendorong berbagai program agar Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri, dimulai dari ketahanan pangan dan energi. “Kita semua kerja keras, utamanya masyarakat dan TNI-Polri sebagai salah satu ujung tombak bagaimana kita terlibat langsung dalam hal menjaga ketahanan pangan, dalam hal menanam padi, dalam hal menanam jagung,” ucapnya.

Terakhir, Sigit menuturkan bahwa Presiden juga mendorong program hilirisasi dan MBG yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Dan ini bagian dari upaya untuk menumbuhkan ekonomi-ekonomi. Ini adalah program-program ke depan yang tentu terus didorong oleh pemerintah,” tutup Sigit.