Karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar acara buka puasa bersama dan menyantuni 700 anak yatim serta dhuafa di Jakarta dan Gresik pada Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif karyawan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, dengan partisipasi virtual dari area operasional di Kuala Kencana dan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sebanyak 700 anak yatim dan dhuafa yang hadir berasal dari berbagai yayasan. Di Jakarta, kegiatan diikuti oleh 500 anak dari 11 yayasan se-Jabodetabek, termasuk Komunitas Muslim Papua. Sementara itu, di Gresik, 200 anak dari yayasan di sekitar wilayah smelter turut serta dalam acara tersebut.

Selain berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai permainan, pemberian santunan, dan bingkisan. Seluruh santunan dan bingkisan tersebut merupakan hasil donasi dari karyawan PTFI di empat wilayah kerja.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyatakan bahwa kehadiran anak-anak yatim dan dhuafa telah memberikan energi positif serta rasa syukur sehingga karyawan PTFI dapat berbagi kepada sesama. Ia juga menyebut hal ini sejalan dengan nilai-nilai perusahaan, terutama nilai Respect dan Commitment terhadap masyarakat dan komunitas di lingkungan PTFI, baik di Kuala Kencana, Tembagapura, Jakarta, maupun Gresik.

“Kami berharap, dukungan yang kami berikan hari ini bisa menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita setinggi langit,” ujar Tony, melalui rilisnya yang diterima redaksi pada Rabu (18/3/2026).

Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas (MTAI) PTFI, Arif Latief, menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas dan dilaksanakan oleh karyawan PTFI yang didukung penuh oleh perusahaan. Karyawan di Jakarta dan Gresik bekerja sama dengan Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) di Tembagapura serta para donatur untuk menyukseskan kegiatan ini.

“Keberadaan PTFI harus selalu memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Acara ini adalah bukti bahwa karyawan PTFI dapat berkolaborasi dan bersinergi, tidak hanya dalam hal pekerjaan tapi juga dalam beraktivitas sosial,” katanya.

Di Jakarta, acara semakin meriah dengan penampilan pendongeng anak Kak Awam Prakoso yang membawakan dongeng edukatif secara ekspresif dan interaktif. Kegiatan ini dilanjutkan dengan berbagai permainan dan lomba yang diikuti anak-anak dengan antusias. Acara tersebut turut dihadiri jajaran manajemen dan 135 karyawan PTFI.

Sementara itu, di Gresik, anak-anak dari yayasan di Kecamatan Manyar, Kebomas, dan Bungah juga mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.