Kaki seorang penjual bensin eceran di Tulungagung, Jawa Timur, mengalami luka bakar parah setelah api menyambar botol bensin yang dibawanya. Insiden nahas ini terjadi di dapur rumah korban akibat tetesan bensin dari botol yang retak tersambar api tungku.

Peristiwa yang menimpa Sri Wulaningsih (38), warga RT 30 RW 13 Dusun Bolo, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, ini terjadi pada Senin pagi, 6 April 2026. Saat itu, Sri Wulaningsih membawa dua botol bensin dari belakang ruang tamu menuju toko di bagian depan rumahnya. Tanpa disadari, salah satu botol bensin tersebut dalam kondisi retak dan meneteskan cairan ke kakinya.

Nahas, ketika melintas di area dapur, api dari tungku pembakaran langsung menyambar tetesan bensin tersebut. Kobaran api seketika membakar kaki korban dan sebagian dapur rumahnya.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono, membenarkan kejadian tersebut. “Setelah sampai di lokasi petugas segera melakukan pemadaman api,” ujar Iwan, Selasa (7/4/2026).

Iwan menambahkan, “Api menyambar botol bensin retak menyebabkan kebakaran. Akibatnya kaki korban juga ikut terbakar cukup parah. Saat ini korban dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung.”

Petugas Damkar Tulungagung yang menerima laporan segera menerjunkan satu unit armada Damkar dan dua unit water supply ke lokasi. Mereka berhasil memadamkan api di bagian dapur rumah korban dalam waktu sekitar 25 menit, termasuk proses pendinginan, sehingga api tidak merembet ke bangunan lain.

Meskipun skala kebakaran tergolong kecil, kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Menyikapi kejadian ini, Iwan Supriyono mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. “Kami mengimbau kepada seluruh warga agar selalu hati-hati. Terutama saat membawa bahan yang mudah terbakar,” pungkasnya.