PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Jawa Tengah, mencatat puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, sebanyak 56.718 penumpang menggunakan moda kereta api di wilayah Daop 4.

Dari total angka tersebut, 25.428 penumpang tercatat naik dan 31.290 penumpang turun di berbagai stasiun. Khusus di Stasiun Tegal, jumlah penumpang naik mencapai 2.591 orang, sementara yang turun sebanyak 5.197 orang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa angka tersebut merupakan puncak pergerakan penumpang. “Pada periode masa angkutan lebaran tanggal 11-18 Maret 2026, tercatat hari Rabu kemarin merupakan puncak arus mudik para pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api di Stasiun Tegal,” ujar Luqman, Kamis (19/3/2026).

Lima Stasiun Terpadat pada Puncak Arus Mudik (18 Maret 2026)

  • Stasiun Semarang Tawang: 8.370 naik dan 8.446 turun.
  • Stasiun Semarang Poncol: 8.409 naik dan 5.076 turun.
  • Stasiun Tegal: 2.591 naik dan 5.197 turun.
  • Stasiun Pekalongan: 1.965 naik dan 3.930 turun.
  • Stasiun Cepu: 705 naik dan 2.096 turun.

Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026, yakni dari 11 hingga 18 Maret, KAI Daop 4 Semarang telah melayani total 372.598 penumpang. Rinciannya, 173.538 penumpang naik dan 199.060 penumpang turun di seluruh stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Total Penumpang di Lima Stasiun Terbanyak (11-18 Maret 2026)

  • Stasiun Semarang Tawang: 57.443 naik dan 54.676 turun.
  • Stasiun Semarang Poncol: 56.543 naik dan 31.896 turun.
  • Stasiun Tegal: 16.098 naik dan 33.419 turun.
  • Stasiun Pekalongan: 13.718 naik dan 24.147 turun.
  • Stasiun Cepu: 5.988 naik dan 12.432 turun.

Selain Stasiun Tegal, stasiun lain seperti Semarang Tawang, Semarang Poncol, Pekalongan, dan Cepu juga menjadi titik keberangkatan favorit menuju berbagai kota tujuan seperti Jakarta, Surabaya, Solo, dan Purwokerto. Kereta api favorit dari Stasiun Tegal meliputi KA Tegal Bahari, Joglosemarkerto, dan Kaligung.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memperlancar proses boarding, KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk berangkat lebih awal menuju stasiun. Hal ini bertujuan menghindari kemacetan di jalan raya yang dapat menyebabkan keterlambatan dan ketinggalan kereta.

“Dalam menghadapi lonjakan penumpang dan memperlancar proses boarding, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau seluruh pelanggan untuk memastikan membawa identitas resmi dan tiket perjalanan guna memperlancar proses boarding,” tambah Luqman.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan, KAI Daop 4 Semarang menyediakan fasilitas Drinking Water Station gratis di beberapa stasiun, yaitu 4 unit di Semarang Tawang, 4 unit di Semarang Poncol, serta masing-masing 1 unit di Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Ngrombo, dan Cepu. Fasilitas pengering payung juga tersedia di Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Ngrombo, dan Cepu, masing-masing 1 unit.

KAI juga telah menerapkan layanan face recognition boarding gate untuk kemudahan penumpang. Fasilitas ini memungkinkan penumpang naik kereta api hanya dengan pemindaian wajah, tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik. Di wilayah Daop 4 Semarang, stasiun yang telah menerapkan fasilitas ini meliputi Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal, dan Stasiun Pekalongan.

“Hadirnya Face Recognition Boarding Gate dan drinking water station ini merupakan wujud komitmen KAI memberi layanan lebih cepat, praktis, dan ramah lingkungan. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan cukup melakukan pemindaian wajah untuk proses boarding. Tidak hanya mempercepat antrean, teknologi ini mengurangi penggunaan kertas tiket fisik dan botol plastik,” pungkas Luqman.