TASIKMALAYA, Jumat (6/3/2026) – Harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Tasikmalaya, Jawa Barat, masih bertahan tinggi di kisaran Rp 15.000 per kilogram. Kondisi ini terjadi di tengah penurunan harga beberapa komoditas kebutuhan pokok lainnya secara bertahap.
Penurunan harga terpantau pada bawang merah, bawang putih, cabai merah, daging ayam potong, dan terigu. Namun, harga daging sapi, minyakita, dan telur, meski mengalami penurunan, masih tergolong mahal.
Herlinda (47), seorang warga Jalan Kebangsaan, mengungkapkan bahwa penurunan harga bahan pokok di pasar tradisional mulai terasa di bulan Ramadan ini, namun harganya masih jauh dari normal.
“Untuk harga beras premium masih tetap bertahan di angka Rp 13.500 ribu hingga Rp 15 ribu perkg dan pengecer menjual seharga Rp 16 ribu hingga Rp17 ribu. Kebutuhan lainnya mulai mengalami penurunan mulai, cabai rawit Rp 90 ribu, cabai merah lokal Rp 50 ribu, cabai merah japlak Rp 70 ribu, cabai merah kriting Rp 52 ribu dan cabai domba Rp 80 ribu perkg,” kata Herlinda pada Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, harga daging sapi dijual Rp 140 ribu per kg, daging ayam Rp 39 ribu per kg, dan telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg. Sementara itu, harga sayuran di setiap kios mulai turun, namun komoditas cabai merah masih fluktuatif dan belum stabil.
Herlinda juga menyoroti efektivitas Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilakukan pemerintah daerah dan Bulog. “Gerakan pangan murah (GPM) dilakukan pemerintah daerah dan Bulog di berbagai daerah belum berdampak turunnya harga beras di pasaran. Karena, yang dijual setiap kios pedagang semua menyiapkan kualitas premium seharga Rp 13.500 per kg dan kualitas premium super Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu perkg, kualitas beras medium di pasar sudah lama mengalami kelangkaan,” ujarnya.
Kepala UPTD Pasar Induk Cikurubuk Konfirmasi Penurunan Harga, Beras Tetap Tinggi
Senada dengan keluhan warga, Kepala UPTD Pasar Induk Cikurubuk, Deri Herlisana, membenarkan bahwa harga kebutuhan pokok memang mulai mengalami penurunan dari berbagai daerah. Namun, ia mengakui bahwa harga belum sepenuhnya normal, terutama untuk beras.
“Untuk harganya memang belum normal lantaran masih yang bertahan seperti beras kualitas premium dijual Rp 13.500 ribu dan kualitas super Rp 15 ribu,” jelas Deri.
Deri merinci beberapa harga komoditas lain: telur ayam bervariasi antara Rp 28 ribu hingga Rp 32 ribu per kg, daging ayam Rp 39 ribu per kg, daging sapi super Rp 150 ribu per kg, daging sapi paha Rp 140 ribu per kg, minyak curah Rp 20 ribu per kg, dan minyak kemasan Rp 18 ribu per liter.
Untuk cabai, Deri menyebut harga cabai merah Rp 88 ribu, cabai merah lokal Rp 50 ribu, cabai japlak Rp 70 ribu, cabai merah keriting Rp 52 ribu, dan cabai domba Rp 80 ribu per kg.
sumber gambar: gesit.id 