Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bima berencana memperluas program Car Free Night ke seluruh kecamatan, menyusul keberhasilan penyelenggaraan Kalaki Sunset Market – Car Free Night di kawasan Kalaki. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan menciptakan pusat kegiatan baru di wilayah tersebut.

Selama ini, masyarakat Kabupaten Bima cenderung memusatkan aktivitas rekreasi dan ekonomi di kawasan perkotaan Bima. Merespons kondisi ini, KADIN bersama komunitas lokal, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bima, berinisiatif mengembangkan Kalaki sebagai pusat kegiatan baru. Kawasan Kalaki dipilih karena memiliki panorama alam yang indah serta ruang terbuka yang mendukung aktivitas publik dan ekonomi kreatif.

Keberhasilan Kalaki Sunset Market

Ketua Kadin Kabupaten Bima, Lila Sukendy Ramadhani, menjelaskan bahwa program Car Free Night Kalaki tidak hanya menyediakan ruang rekreasi keluarga yang aman dan nyaman, tetapi juga menjadi platform strategis untuk menghidupkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Program ini memberikan kesempatan bagi pedagang kecil, pelaku kuliner, dan ekonomi kreatif untuk berkembang.

“Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, para pedagang lokal melaporkan adanya peningkatan omzet hingga hampir 2–3 kali lipat dibandingkan hari biasa. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan ruang publik berbasis komunitas dapat menjadi instrumen efektif dalam menggerakkan ekonomi daerah,” jelas Lila Sukendy Ramadhani.

KADIN juga mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar tidak mendirikan bangunan permanen di area kegiatan. Langkah ini penting untuk menjaga kawasan Kalaki tetap tertata sebagai ruang publik yang terbuka, rapi, dan fleksibel. Penataan ini krusial untuk mewujudkan tata ruang yang baik, aman, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga keindahan kawasan serta kenyamanan pengunjung.

Rencana Replikasi di Seluruh Kecamatan

Ke depan, KADIN berharap model kegiatan Car Free Night ini dapat menjadi contoh dan direplikasi oleh kecamatan lain di Kabupaten Bima. Dengan demikian, setiap wilayah diharapkan mampu mengembangkan inisiatif serupa sesuai potensi lokal masing-masing, memperluas pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta memperkuat kemandirian UMKM daerah.