Seorang warga negara asing (WNA) asal Republik Serbia, Sinisa Bilanovic (57), ditemukan meninggal dunia setelah terdampar di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Rabu (29/4).
Penemuan jenazah ini mengakhiri pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan setelah korban dilaporkan hilang sejak Selasa (28/4).
Kronologi Hilangnya Sinisa Bilanovic
Informasi mengenai kejadian ini diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pada Rabu (29/4) pukul 09.30 Wita. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan, “Kami memperoleh laporan dari Bapak Parma, dikatakan bahwa kejadiannya kemarin (Selasa).”
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sinisa Bilanovic bersama 17 wisatawan lainnya tiba di Pantai Mengiat sekitar pukul 11.00 Wita pada Selasa (28/4). Namun, hingga pukul 17.00 Wita di hari yang sama, korban tidak kunjung kembali dan tidak berkumpul bersama rombongan.
Pemandu wisata bersama rombongan sempat melakukan pencarian di sekitar pantai, tetapi Sinisa Bilanovic tidak ditemukan. Kejadian hilangnya korban kemudian dilaporkan kepada Polairud Polresta Denpasar.
Operasi Pencarian dan Penemuan Jenazah
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera memberangkatkan tujuh personel menuju lokasi kejadian. Setelah tiba di Pantai Mengiat, tim SAR gabungan melakukan koordinasi dan menurunkan dua unit rubber boat untuk memulai pencarian.
“Keseluruhan personel dibagi menjadi 2 SRU, yakni melakukan penyisiran di perairan dengan 2 unit rubber boat dan pencarian oleh tim darat ke arah utara,” jelas Sidakarya.
Hingga pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Namun, tidak lama kemudian, petugas menerima informasi adanya penemuan jenazah yang terdampar di sekitar lokasi pencarian.
Koordinator Lapangan, Kadek Perdana Yasa, mengonfirmasi, “Pada pukul 13.36 Wita, korban ditemukan terdampar 700 meter dari LKM dalam keadaan meninggal dunia.”
Jenazah Sinisa Bilanovic selanjutnya dievakuasi menuju RSUP Prof Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans Balawista Kuta Selatan.
Proses pencarian dan evakuasi ini melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polresta Denpasar, Balawista Kuta Selatan, masyarakat setempat, serta rekan-rekan korban.
